Sultan Nusantara di Banyumas
Daftar Ajaran Nyeleneh Sultan Nusantara di Banyumas: Larang Program Pemerintah Ini hingga Makan Soto
Janji memberangkatkan umroh hingga klaim harta miliaran rupiah menjadi pintu masuk dugaan penipuan di Banyumas
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
"Nah dari peristiwa itu ya kan disampaikan bahwa harta yang saya peroleh dari hasil perkebunan sawit itu haram," katanya.
Sebagai konsekuensi, ia diminta menyerahkan uang secara berkala.
Konsekuensinya ia harus memberikan royalty kepada beliau nominalnya itu per sekali panen 20 hari itu Rp 3 juta.
Tak berhenti di situ, Aditio juga mengaku sempat diminta menyerahkan uang dalam jumlah besar.
Kecurigaan Aditio semakin menguat setelah melihat janji-janji yang tidak terealisasi.
Ia kemudian berdiskusi dengan rekannya hingga akhirnya memutuskan keluar dari kelompok tersebut.
Aditio mengaku mulai mengikuti majelis tersebut sejak 13 September 2025, dengan pertemuan rutin setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Dalam pertemuan, kegiatan lebih banyak diisi sesi tanya jawab tanpa kajian khusus.
"Kalau Jumat Berkah itu biasanya ada session tanya jawab tapi tidak ada kajian kitab atau apapun tidak ada, lebih banyak ke tanya jawab. Apapun lah terkait isu-isu pemerintah atau apapun sama beliau dijawab," ujarnya.
Ia juga mengungkap sejumlah ajaran yang dinilai menyimpang.
Contoh tidak boleh terkait dengan rumah sakit.
Karena namanya obat-obatan bagi beliau itu mengandung anjing, babi, ular Itu seperti itu.
Selain itu, ada pula larangan lain yang menurutnya tidak masuk akal.
"Harus pakai yang herbal Itu pertama, Kedua tidak boleh KB. Karena dari KB itu nanti akan membunuh sel sperma dan itu kategorinya zolim.
"Terus lagi tidak boleh makan MBG karena ditakutkan MBG itu nanti dimasukkan sesuatu yang haram Itu seperti itu, terus makan tidak boleh pakai kantong plastik," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260427_banyumas_sultan-nusantara-indonesia.jpg)