Tribun Jateng Hari Ini
Dirut BEI dan Tiga Bos OJK Mundur Imbas IHSG Anjlok
Pengunduran diri itu sebagai buntut anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama 2 hari berturut-turut, pada Rabu-Kamis (28-29/1).
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) dan tiga bos Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (30/1).
Hal itu sebagai buntut anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama 2 hari berturut-turut, pada Rabu-Kamis (28-29/1).
Diketahui, IHSG anjlok menyusul terjadinya panic selling di pasar akibat pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara sejumlah perubahan indeks yang melibatkan emiten Indonesia, berkait dengan kekhawatiran atas tingginya konsentrasi kepemilikan saham dan transparansi perdagangan.
IHSG pada Rabu (28/1), ditutup anjlok lebih dari 7 persen, setelah sempat mengalami pelemahan terdalam indraday hingga lebih dari 10 persen. Pada Kamis (29/1), IHSG juga ditutup terkoreksi 1,06 persen.
Dalam 2 hari itu, BEI sempat melakukan penghentian sementara perdagangan saham atau trading halt saat IHSG anjlok 8 persen.
Dirut BEI Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya pada Jumat (30/1) pagi.
"Teman-teman sudah mengikuti 2 hari terakhir (Rabu dan Kamis-Red) bagaimana kondisi market kita. Walaupun kondisi kita hari ini (kemarin-Red) membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab," katanya.
"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," sambungnya.
Iman berharap, keputusannya mengundurkan diri merupakan yang terbaik untuk pasar modal. "Semoga dengan pengunduran diri saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ujarnya.
Ia menegaskan, pengunduran diri merupakan bentuk tanggung jawabnya selaku Direktur Utama BEI. "Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut," ucapnya.
Adapun, IHSG ditutup menguat 97,40 poin atau 1,18 persen ke 8.329,60 pada akhir perdagangan Jumat (30/1). Penguatan itu terjadi sejak awal perdagangan, dengan dibuka di level 8.348,54.
Iman menyatakan, kebutuhan administrasi berkait dengan pengunduran dirinya akan mengikuti anggaran dasar BEI. Setelah pengunduran dirinya, akan ada pelaksana tugas (PLT) yang ditunjuk hingga penunjukan Dirut definitif.
"Dokumentasi, administrasi, semuanya akan berlaku sesuai ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada PLT yang ditunjuk berdasarkan aturan kita, sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru," jelasnya.
Adapun, Tiga bos OJK yang menyusul mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1) sore. imbas masalah yang sama, antara lain yakni Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.
Kemudian, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) OJK Inarno Djajadi; dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) OJK I. B. Aditya Jayaantara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ihsg-pasar-modal-bei.jpg)