Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Penumpang KA Lebaran 2026 Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir

Periode capaian tertinggi terjadi pada 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan layanan KA jarak jauh dan lokal sebanyak 5,08 juta pelanggan. 

Editor: Vito
TRIBUN JATENG
STASIUN TAWANG - Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Tawang Semarang. (DOK. KAI DAOP 4) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah okupansi tertinggi selama Angkutan Lebaran 2026 dalam 5 tahun terakhir. 

Periode capaian tertinggi terjadi pada 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan layanan KA jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI sebanyak 5,08 juta pelanggan. 

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, angka ini melampaui capaian tahun sebelumnya di periode yang sama Lebaran, yaitu 4,7 juta pelanggan pada 2025, 4,3 juta pelanggan pada 2024, sebanyak 3,8 juta pelanggan pada 2023, dan 4,3 juta pelanggan pada 2022. 

"Tingginya mobilitas masyarakat selama Lebaran dapat terlayani dengan baik melalui kesiapan operasional di seluruh lini. Angkutan Lebaran tahun ini mencatat capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir," katanya, dalam keterangan resmi, Minggu (5/3). 

Dari sisi operasional harian, menurut dia, volume pelanggan KA jarak jauh juga mencatat rekor tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

Pada beberapa tanggal, tingkat okupansi harian tercatat konsisten berada di atas 140 persen, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran. 

Pada 22 Maret 2026, tercatat 242.808 pelanggan dengan okupansi 150,7 persen dari kapasitas 161.100 tempat duduk. Pada 23 Maret 2026 sebanyak 247.019 pelanggan atau 154,1 persen dari kapasitas 160.252 tempat duduk. 

Anne menyebut, puncak tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 250.650 pelanggan atau 153,4 persen dari kapasitas 163.432 tempat duduk.

Selanjutnya 25 Maret 2026 sebanyak 230.822 pelanggan atau 141,2 persen, serta 29 Maret 2026 sebanyak 229.260 pelanggan atau 140,3 persen. 

"Okupansi di atas 100 persen merupakan karakteristik operasional kereta api jarak jauh, di mana satu tempat duduk dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam satu perjalanan melalui mekanisme naik dan turun di stasiun antara," bebernya. 

"Pola ini membuat kapasitas layanan tetap optimal, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Angkutan Lebaran," tambahnya. 

Pada layanan relasi terpanjang di Indonesia, Anne menuturkan, KA Blambangan Ekspres mencatat okupansi tertinggi.

Relasi Ketapang–Pasarsenen melayani 17.999 pelanggan dengan okupansi 208 persen dari kapasitas 8.668 tempat duduk, sementara relasi Pasarsenen–Ketapang melayani 17.238 pelanggan dengan okupansi 199 persen. 

Dia menambahkan, On Time Performance (OTP) kedatangan KA penumpang mencapai 98,86 persen, naik dibandingkan dengan periode Lebaran sebelumnya sebesar 97,23 persen.

Sementara OTP keberangkatan mencapai 99,8 persen, meningkat dibandingkan 99,69 persen pada periode sebelumnya. 

"Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan agar layanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu pada setiap perjalanan,” tegas Anne. (Kompas.com/Kiki Safitri)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved