Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Khamenei Sudah Diungsikan ke Luar Teheran saat Israel Menyerang

PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan telah dipindahkan ke luar Teheran di tengah serangan militer Israel.

Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 1 Maret 2026 

TRIBUNJATENG.COM, TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan telah dipindahkan ke luar Teheran di tengah serangan militer Israel, pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.

Seorang pejabat Iran mengonfirmasi kepada Reuters bahwa Khamenei tidak berada di Teheran dan telah dipindahkan ke “lokasi yang aman”.

Laporan ini muncul setelah terdengar ledakan di pusat kota Teheran, termasuk dugaan serangan di dekat kantor pemimpin tertinggi tersebut. 

Media Iran melaporkan bahwa sejumlah serangan menargetkan Direktorat Intelijen Garda Revolusi Iran (IRGC) serta beberapa titik di pusat ibu kota.

Sebagai respons, Iran menutup wilayah udaranya.

Saluran berita pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran News Network (IRINN), juga mengonfirmasi adanya serangan di Teheran pada 28 Februari melalui teks berjalan di layar.

Stasiun televisi itu sempat mengalami gangguan audio sekitar pukul 06.30 GMT sebelum kembali menayangkan siaran. 

Baca juga: Siap Terbang ke Teheran, Prabowo Tawarkan Diri Jadi Mediator

IRINN kemudian menampilkan rekaman aksi unjuk rasa pro-pemerintah yang telah direkam sebelumnya, disertai musik dan cuplikan arsip pernyataan Ayatollah Ali Khamenei yang menyerukan persatuan melawan “musuh”.

Siaran tersebut juga menayangkan wawancara dengan para pendukung pemerintah Iran yang menentang intervensi asing. Israel sebut serangan sebagai “pendahuluan”.

Serangan balasan

Sementara itu, ketegangan di kawasan Teluk meningkat tajam setelah Iran menyerang sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, Sabtu (28/2/2026). 

Serangan itu menyasar pasukan AS di Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA). 

Bahrain mengonfirmasi bahwa markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di negara tersebut menjadi sasaran serangan rudal.

Armada Kelima AS sendiri bermarkas di Bahrain dan menjadi salah satu instalasi militer utama Washington di kawasan Teluk.

“Pusat layanan Armada Kelima menjadi sasaran serangan rudal. Kami akan memberikan detailnya nanti,” demikian pernyataan Pusat Komunikasi Nasional Bahrain, dikutip dari kantor berita AFP. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved