Purbalingga
Jembatan Sungai Ranu di Desa Cilapar Terputus, Kades : Sudah Usulkan Prioritas Perbaikan
Sebuah video keluh kesah terhadap situasi Jembatan Sungai Ranu yang terputus dan tak kunjung diperbaiki viral di sosial media.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Sebuah video keluh kesah terhadap situasi Jembatan Sungai Ranu Purbalingga yang terputus dan tak kunjung diperbaiki viral di sosial media pada Sabtu (13/9/2025).
Menanggapi hal tersebut, Somlikhun, Kepala Desa Cilapar pun angkat bicara. Ia membenarkan, jembatan tersebut memang telah lama rusak dan belum diperbaiki.
Menurutnya, jembatan tersebut pertama kali dibangun pada tahun 2012, dan diresmikan pada tahun 2014.
"Tetapi sekarang memang kondisinya rusak. Kerusakan tersebut disebabkan oleh derasnya arus yang mengalir di Sungai Ranu, terutama saat banjir," katanya saat dijumpai di kediamannya, Minggu (14/9/2025) sore.
Baca juga: Viral Video Program Pemerintah Diputar Sebelum Film Bioskop Tayang, Istana: Tidak Melanggar Aturan
Baca juga: VIRAL! Penjaga Safari World Tewas Diserang Singa di Depan Pengunjung
Kondisi tersebut menurutnya juga diperparah dengan banyaknya sampah penebangan pohon bambu disekitar lokasi jembatan.
"Sehingga sampah-sampah tersebut mengendap di sungai sebelah timur jembatan. Saat banjir datang, air kan deras sekali itu, terus langsung menghantam sisi timur jembatan, sehingga pondasi jembatan pun runtuh dan jembatan terputus," jelasnya.
Somlikhun menyatakan, rusaknya jembatan tersebut terjadi pada saat masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
"Itu kejadian pas Pilkada kurang dua bulan, sekitar di bulan September sampai sekarang," katanya.
Sudah Mengusulkan Perbaikan
Ia menyatakan, usai Pilkada dan Bupati Purbalingga yang baru terpilih, pihaknya sudah bertemu dan menghadap langsung untuk memberikan usulan perbaikan.
Selain Bupati, ia juga menyatakan telah bertemu dengan Dewan Provinsi dan Rofik Hananto anggota Komisi V DPR RI atas saran dari Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif.
"Saya sudah minta usulan perbaikan, saya minta prioritas di tahun 2026," ungkapnya.
Somlikhun juga menyatakan, terkait usulan dan rencana perbaikan sudah ia sampaikan ke masyarakat sekitar.
"Sudah, sudah selalu saya sampaikan disetiap apapun itu kesempatannya. Seperti misalnya kemarin saat musdes, ya sudah saya sampaikan. Bahkan kalau lagi kumpul-kumpul warga seperti arisan, dan lain-lain sudah saya sampaikan bahwa jembatan ini akan masuk prioritas di tahun 2026," ujarnya.
Merupakan Obyek Vital
| Pemkab Purbalingga Kekurangan Anggaran Untuk Biayai Program Berobat Gratis, Capai Rp 30 M |
|
|---|
| Klarifikasi Pemerintah Soal Video Viral Aspal Terkelupas Saat Digaruk Dengan Tangan di Purbalingga |
|
|---|
| Aksi Warga Memanas, PJ Kades Bajong Sebut Pemecatan Perangkat Desa Terbentur Aturan |
|
|---|
| Kasus Penipuan Online Mendominasi Kejahatan 2025 di Purbalingga, Polres Minta Warga Lebih Waspada |
|
|---|
| Misteri Batuan Igir Karem Purbalingga, Jejak Alam atau Peradaban Kuno? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jembatan-putus_20171104_154632.jpg)