Tribunjateng Hari ini
Ryan Dengar Sopir Keluhkan Rem sebelum Bus Terguling di Tol Pemalang
Bus pariwisata berpelat nomor DK 9296 AH terguling di jalur keluar Tol Pemalang-Batang KM 312-B, pada Sabtu (25/10/2025) pagi.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Sebuah bus pariwisata berpelat nomor DK 9296 AH terguling di jalur keluar Tol Pemalang-Batang KM 312-B, pada Sabtu (25/10/2025) pagi.
Bus berisi rombongan Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendanngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, tersebut diduga mengalami rem blong saat hendak keluar gerbang tol.
Empat orang tewas dalam kejadian itu dan belasan lainnya luka-luka.
Baca juga: Saya Terlempar Keluar saat Bus Terguling dan Kaca Pecah
• Penjelasan Medis Pihak Rumah Sakit Hasil Autopsi Pendaki Meninggal Gancet di Gunung Jawa Barat
• Sosok Hasrawati Yunus Ketua PN Pemalang Bebaskan Andri Wijanarko Terdakwa Kasus Perdagangan Orang
• Kalender Jawa Hari Ini 26 Oktober 2025, Pasaran Minggu Legi
Keempat korban, yakni Komsyiah, Sri Fitriyati, Endah Cipta Ningrum, dan Abdul Ghofur, semuanya warga Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.
Korban tewas dan luka-luka kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit, yakni RS Prima Medika, RS Siaga Medika, dan RSI Al-Ikhlas Pemalang.
Informasi yang diterima Tribun Jateng, bus bermuatan 34 orang, termasuk sopir dan kernet.
Para penumpang merupakan anggota FKK Bendanngisor dan keluarganya yang hendak berwisata ke Daya Tarik Wisata (DTW) Guci, Kabupaten Tegal.
Rem blong
Salah satu korban selamat, Ryan (35), mengaku sempat mendengar sopir mengeluh tentang rem tak berfungsi.
"Sopir sempat bilang remnya los, nggak bisa ngerem," ujar Ryan, yang merupakan tour leader (TL) rombongan FKK Bendanngisor tersebut, saat ditemui di RSU Siaga Medika, Pemalang, Sabtu.
Ryan menjelaskan, bus melaju dengan kecepatan sekitar 50 kilometer per jam dan tengah bersiap keluar dari gerbang tol.
"Awalnya nggak kenceng, soalnya baru mau keluar exit tol. Sudah mau belok, remnya tiba-tiba blong," ucap Ryan.
Ryan menjelaskan, sopir sempat berusaha mengendalikan laju kendaraan dengan menurunkan gigi dan menarik rem tangan.
Namun, usaha itu sia-sia.
"Transmisi sudah dikurangi, rem tangan juga sudah main, tapi remnya tetap nggak bisa," tuturnya.
kecelakaan bus tol pemalang
Kecelakaan Maut Tol Pemalang
kecelakaan Tol Pemalang-Batang
multiangle
TribunBreakingNews
| Ratusan Calon Paskibraka di Kudus Jalani Tes Seleksi, Cek Badan dari Postur sampai Tato |
|
|---|
| Agung Pesan Ogoh-ogoh Langsung dari Bali untuk Hari Nyepi di Jepara |
|
|---|
| Tanah Gerak di Ngetrep Blora Makin Parah, Teras Rumah Sumiatun Akhirnya Ambrol |
|
|---|
| Kepala SMK Nurul Huda Brebes Sempat Tinjau Ujian Sebelum Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Bupati Banyumas Sadewo Tata Pedagang Kaki Lima, Apresiasi Eks Moro yang Akan Dikembangkan Rita Group |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TRIBUN-JATENG-25-OKTOBER-2025.jpg)