Berita Banjarnegara
Energi Hijau yang Bertahan di Tengah Endapan
PLTA Panglima Besar (PB) Soedirman atau dikenal PLTA Mrica Banjarnegara, Jawa Tengah, yang bergantung pada alam kini menjadi sorotan.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: raka f pujangga
Baru-baru ini, ia melakukan penanaman pohon buah di kawasan waduk.
Ia menuturkan, prihatin dengan tingginya sedimentasi di Waduk Mrica. Waduk yang dikelola PLN Indonesia Power tersebut dirancang beroperasi 50 tahun, namun sekarang baru 31 tahun sedimentasinya sudah tinggi.
Melalui penanaman bibit buah itu, diharapkan akan membantu mencegah erosi dan sedimentasi. Menurutnya, manfaat waduk Mrica sangat besar, karena merupakan sumber pasokan pembangkit listrik tenaga air untuk Jawa dan Bali.
“Saat ini energinya masih bertahan untuk pasokan listrik. Namun jika sedimentasi terus menerus terjadi, tentunya akan berpengaruh terhadap pasokan energi. Melalui langkah penanaman bibit pohon ini, diharapkan dapat membantu mengatasi erosi, sekaligus memberikan nilai ekonomis kepada warga untuk pemanfaatan lahan di sekitar waduk,” kata tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini.
Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 3 SD Tema 6 Subtema 3 Halaman 107-112 Energi Alternatif PLTA, PLTS dan PLTB
Adapun bibit buah yang ditanam adalah durian dan alpukat. Diharapkan, lahan yang berada di sekitar waduk dapat dimanfaatkan untuk masyarakat, dan membawa dampak ekonomis terhadap warga.
Ratusan santri dari Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara, turut serta menyaksikan aksi penanaman tersebut.
Kepada para santri, Taj Yasin berpesan agar mereka ikut menjaga lingkungan sekitar pesantren. Sebab, pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab semua kalangan. (*)
| Terekam CCTV Pelaku Teror Bom Molotov Kades Hoho Banjarnegara, Kabur Pakai Sepeda Listrik |
|
|---|
| Deretan Foto Mencekam Jalan Akses Menuju Dieng Tersisa Aspal Hanya 1 Meter via Karangkobar-Batur |
|
|---|
| BREAKING NEWS Longsor di Ratamba Banjarnegara, Akses Menuju Dieng Dialihkan Lewat Wanayasa-Pejawaran |
|
|---|
| Detik-detik Tanah Longsor Timpa 3 Rumah di Banjarnegara, Bocah 10 Tahun Jadi Korban |
|
|---|
| Tabir Gelap Bayi di Plafon SMK Banjarnegara Terungkap: Pelaku Ternyata Siswi Berusia 15 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251031_PLTAMrica-Banjarnegara_1.jpg)