Berita Jawa Tengah
BPS Kabupaten Semarang Bongkar Kendala Sensus Ekonomi: Responden Khawatir Pajak
BPS Kabupaten Semarang: tak sedikit orang sebagai responden sasaran sensus ekonomi yang masih enggan memberikan data sebenarnya.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
"Sebenarnya yang diinginkan pemerintah bisa dilakukan BPS, yang penting support datanya," kata dia.
Baca juga: Belajar dari Kebakaran Terra Drone Jakarta, Damkar Semarang: Mayoritas Akibat Human Error
• Pejalan Kaki Tewas Terserempet Truk di Simpang TL Gumawang Pekalongan
Dua Tahap
Dewi menyampaikan bahwa sensus dilakukan dalam dua tahap yaitu Mei 2026 dengan sasaran perusahaan-perusahaan besar.
BPS akan mengirimkan data pertanyaan melalui email untuk dijawab oleh pihak perusahaan.
Kemudian, pada Juni-Juli 2026, sensus akan menyasar rumah tangga yang memiliki kegiatan usaha.
“Semua yang terkait dengan kegiatan ekonomi akan kami tanya, variabelnya cukup banyak yang akan ditanyakan, termasuk omzet, aset, dan lainnya,” jelasnya.
BPS akan melibatkan sekira 600 petugas dalam melaksanakan Sensus Ekonomi 2026.
Rekrutmen petugas sensus akan dibuka pada Maret-April 2026.
“Silakan masyarakat mendaftar, ada persyaratan dan tes seleksinya."
"Kami usahakan petugas sensus bertugas mendekati domisilinya, dengan harapan lebih paham dengan lingkungannya,” ungkap Dewi. (*)
Sumber Kompas.com
| Hardiknas 2026, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Beri Pesan Ketahanan Pangan Nasional |
|
|---|
| Daftar Kecelakaan KA di Jawa Tengah, Sepekan Ada 9 Korban Tewas |
|
|---|
| Ini Identitas Remaja Perempuan Korban Tertemper KA di Brebes, 1 Tewas 2 Terluka |
|
|---|
| Status Waspada Gunung Slamet, Aktivitas Masyarakat Dibatasi Sampai Radius 3 Km |
|
|---|
| Investasi Triwulan Pertama 2026 di Jateng Capai Rp23 Triliun, Kepala DPMPTSP: Serap 93 Ribu Pekerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251210-_-Kepala-BPS-Kabupaten-Semarang-Dewi-Tri-Rahayuni.jpg)