Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

BPS Kabupaten Semarang Bongkar Kendala Sensus Ekonomi: Responden Khawatir Pajak

BPS Kabupaten Semarang: tak sedikit orang sebagai responden sasaran sensus ekonomi yang masih enggan memberikan data sebenarnya. 

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Kompas.com/Dian Ade Permana
SENSUS EKONOMI - Kepala BPS Kabupaten Semarang Dewi Tri Rahayuni. Beberapa kendala pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diungkap. Salah satunya responden enggan memberikan data karena takut pajak. 

"Sebenarnya yang diinginkan pemerintah bisa dilakukan BPS, yang penting support datanya," kata dia.

Baca juga: Belajar dari Kebakaran Terra Drone Jakarta, Damkar Semarang: Mayoritas Akibat Human Error

Pejalan Kaki Tewas Terserempet Truk di Simpang TL Gumawang Pekalongan

Dua Tahap

Dewi menyampaikan bahwa sensus dilakukan dalam dua tahap yaitu Mei 2026 dengan sasaran perusahaan-perusahaan besar. 

BPS akan mengirimkan data pertanyaan melalui email untuk dijawab oleh pihak perusahaan.

Kemudian, pada Juni-Juli 2026, sensus akan menyasar rumah tangga yang memiliki kegiatan usaha.

“Semua yang terkait dengan kegiatan ekonomi akan kami tanya, variabelnya cukup banyak yang akan ditanyakan, termasuk omzet, aset, dan lainnya,” jelasnya.

BPS akan melibatkan sekira 600 petugas dalam melaksanakan Sensus Ekonomi 2026.

Rekrutmen petugas sensus akan dibuka pada Maret-April 2026.

“Silakan masyarakat mendaftar, ada persyaratan dan tes seleksinya."

"Kami usahakan petugas sensus bertugas mendekati domisilinya, dengan harapan lebih paham dengan lingkungannya,” ungkap Dewi. (*)

Sumber Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved