Tribunjateng Hari ini
Muslikhan Lega Bisa Keluar dari Desa Tempur Setelah Empat Hari Terisolasi
Warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara kini sudah bisa keluar dari kampungnya setelah terisolasi selama beberapa hari.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Tinjauan Gubernur
Terbukanya akses sepeda motor ke Desa Tempur dicek langsung oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen.
Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Witiarso Utomo-Muhammad Ibnu Hajar, turut mendampingi Gubernur-Wakil Gubernur.
Luthfi menyampaikan, pengecekan dilakukan menyeluruh terhadap wilayah Jawa Tengah yang terdampak bencana, termasuk di Desa Tempur.
Dia mengatakan, kondisi yang cukup parah terjadi di Kabupaten Jepara, khususnya di Desa Tempur yang dihuni sekitar 3.600 jiwa dan sempat terisolasi akibat longsor.
“Namun, berkat gerak cepat Basarnas, BPBD, relawan, TNI, dan Polri, akses perlahan mulai terbuka sehingga aksesnya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua atau sepeda motor,” katanya.
"Karena hujan tinggi sudah lima hari berturut-turut, dari gunung airnya turun semua. Jadi kita perlu rencana yang lebih komprehensif, terutama penanganan sungainya. Rencananya sungai di sebelah kanan, baru bisa dibangun jalan," imbuhnya.
Terkait kebutuhan warga, telah disiapkan dapur umum dan jalur darurat yang saat ini sudah bisa dilewati orang dan sepeda motor.
Selain kebutuhan pokok, pemerintah berupaya membantu anak-anak sekolah agar bisa tetap bersekolah, utamanya bagi jenjang pendidikan SMP dan SMA sederajat.
"Yang perlu kita backup adalah anak-anak sekolah. Tingkat PAUD hingga SMP masih di Tempur. Untuk SMA mungkin akan kami datangkan guru," jelasnya. (Saiful Ma'sum/Iwan Arifianto)
| Warga Boyolali Temukan Struktur Bangunan Purbakala Diduga Stupa Candi Buddha Purbakala |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Pati Bantah terkait Inisiasi Pajak 10 Persen untuk UMKM, Ali: Belum Selesai Dibahas |
|
|---|
| Pelajar SMKN 8 Semarang Unjuk Karya, Ada yang Bikin Board Game hingga Buku Edukasi Anak |
|
|---|
| KPK Periksa Tiga Pegawai Bea Cukai Semarang terkait Kasus Importasi Barang |
|
|---|
| Jemaah Haji Diberi Es Krim Sebelum Masuk Tenda di Arafah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Rabu-14-Januari-2026.jpg)