Tribunjateng Hari ini
SDC 2026 Kembali Panaskan Sirkuit Bandara Lama Ahmad Yani
Event drag race dan drag bike ini digelar sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-20 Skadron 31/Amur Yudha Cakti.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ajang balap lurus 201 meter bertajuk Black Experience Semarang Drag Carnival (SDC) Dandron Cup 2026 kembali menyedot perhatian pecinta otomotif di Kota Semarang.
Event drag race dan drag bike ini digelar sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-20 Skadron 31/Amur Yudha Cakti.
SDC Dandron Cup 2026 berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (7–8/2/2026), di Sirkuit NP Skadron 31 AYC Penerbad, Bandara Lama Ahmad Yani, Semarang.
Ratusan pembalap dari berbagai daerah ambil bagian, melanjutkan euforia kemeriahan Semarang Drag Carnival, yang sebelumnya sukses besar pada Desember 2025.
Pada gelaran akhir tahun lalu di venue yang sama, SDC mencatat 759 starter drag race dan 645 starter drag bike, menjadikannya salah satu event drag terbesar di Jawa Tengah.
Tahun ini, meski jumlah peserta sedikit menurun, antusiasme dinilai tetap tinggi.
Perwakilan penyelenggara, Andry Jhon menyebutkan, jumlah peserta drag race mencapai 485 starter, sementara drag bike diikuti 550 starter.
"Untuk drag race mobil kemarin (hari pertama--Red) jumlah pesertanya 485, dan drag bike hari ini (Minggu kemarin—Red) 550 starte,” kata Andry.
“Kalau dibandingkan event Desember (jumlah peserta) memang agak turun karena faktor cuaca dan bentrok jadwal dengan event lain. Tapi, antusiasme teman-teman, khususnya mobil, alhamdulillah masih sangat baik," sambungnya.
Andry menambahkan, peserta drag race datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Manado, Palembang, hingga Pulau Jawa.
"Banyak yang datang dari jauh-jauh ke Semarang. Sementara untuk drag bike, karena ini event lokal, mayoritas peserta berasal dari Jawa Tengah. Tapi angka 550 itu bagi kami sudah sangat besar, apalagi ini bukan event open," jelasnya.
Menurut Andry, panitia tetap bersyukur dengan capaian peserta tahun ini.
Meski belum menyamai rekor Desember 2025, angka hampir 500 starter dinilai sudah lebih dari cukup.
Pada gelaran kali ini, panitia sengaja tidak menghadirkan kontes modifikasi motor seperti event sebelum-sebelumnya. Hal itu disebabkan adanya agenda serupa di daerah lain pada waktu yang bersamaan.
"Kebetulan pada tanggal ini ada kontes motor di Purwodadi dan penyelenggaranya teman baik saya. Jadi demi menjaga silaturahmi, kami tahan dulu," ungkapnya.
| Tingkat Kecepatan Server SPMB Brebes Lambat, Pendaftar Butuh 30 Menit untuk Verifikasi Data |
|
|---|
| Pemkab Banyumas Lirik Potensi PAD Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik, Bupati Sadewo Usul 145 Titik |
|
|---|
| Pertiwi Sebut Dana Operasional Telat Cair, Puluhan SPPG di Solo Raya Sempat Hentikan Distribusi MBG |
|
|---|
| Erwin Rela Berangkat Malam demi Saksikan Embun Upas di Dieng |
|
|---|
| Loyalis Sudewo Siap Datang ke Sidang, AMPB Belum Berencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TRIBUN-JATENG-EDISI-9-FEBRUARI-2026.jpg)