Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kabupaten Kudus

Bupati Kudus Komitmen Terapkan Program Kecamatan Berdaya

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris komitmen untuk menjadikan masing-masing kecamatan sebagai pusat pelayanan, pemberdayaan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/(Foto: Diskominfo Kudus).
PENANDATANGANAN KOMITMEN-Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat menghadiri penandatanganan berita acara komitmen bupati dan walikota se-Jawa Tengah dalam implementasi Program Kecamatan Berdaya di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Kamis (16/4/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus Sam’ani Intakoris komitmen untuk menjadikan masing-masing kecamatan sebagai pusat pelayanan, pemberdayaan, dan pengembangan potensi daerah.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan berita acara komitmen bupati dan walikota se-Jawa Tengah dalam implementasi Program Kecamatan Berdaya di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Kamis (16/4/2026).

Program Kecamatan merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ini sebagai upaya menjadikan kecamatan sebagai pusat pelayanan, pemberdayaan, dan pengembangan potensi daerah.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam mendukung dan mengimplementasikan program tersebut secara berkelanjutan. Menurutnya program tersebut telah sejalan dengan yang telah dia lakukan.

Baca juga: Bayar PBB di Kudus Makin Mudah, Bisa dari Rumah, Ini Linknya

Baca juga: Samani Komitmen Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kudus

“Kami telah menetapkan lokasi dan membentuk tim Kecamatan Berdaya melalui SK Bupati di 9 kecamatan, sebagai langkah konkret dalam memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Sam’ani.

Menurutnya, implementasi program tersebut terus didorong melalui berbagai kegiatan, misalnya penguatan peran kecamatan sebagai rumah bersama masyarakat, penyediaan ruang perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan ekonomi kreatif melalui Taruna Karya Mandiri, hingga pemanfaatan fasilitas olahraga untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kecamatan tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat. Kami dorong pelayanan yang lebih dekat, pemberdayaan yang lebih nyata, serta pengembangan potensi lokal yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” kata Sam’ani.


Melalui komitmen bersama tersebut, diharapkan pelaksanaan Kecamatan Berdaya di Kabupaten Kudus dapat berjalan optimal, sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, inklusif, dan berdaya.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, program Kecamatan Berdaya merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal di setiap wilayah.

“Program ini bertujuan memangkas rentang kendali pelayanan, sehingga kecamatan benar-benar menjadi pusat perlindungan dan pemberdayaan masyarakat. Termasuk di dalamnya pengembangan sport center sebagai ruang aktivitas masyarakat,” kata Luthfi.

Lebih lanjut disampaikan, sebanyak 150 kecamatan telah ditetapkan sebagai pilot project di 35 kabupaten/kota, sebagai langkah awal dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan penguatan ekonomi lokal menuju Indonesia Emas 2045. (Goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved