Berita Jateng
Mega Farm Berkapasitas 30 Ribu Sapi Perah Siap Dibangun di Brebes
Kementerian Pertanian menyiapkan mega farm di Kabupaten Brebes dengan kapasitas sekira 30 ribu sapi perah.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
“Ini bukan sekadar peternakan, tapi ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir,” jelasnya.
Proyek ini akan mengusung konsep close loop system, dimana seluruh proses saling terhubung.
Limbah ternak akan diolah menjadi biogas sebagai sumber energi, sementara residunya dimanfaatkan sebagai pupuk untuk lahan pakan ternak.
Air juga akan dikelola dengan sistem daur ulang.
Mega farm ini ditargetkan memproduksi mencapai 180 ribu ton susu per tahun.
Selain itu, akan dibangun fasilitas pengolahan susu, pabrik pakan, hingga kawasan perkebunan jagung untuk mendukung kebutuhan pakan.
“Dengan skala ini, kontribusi terhadap produksi susu nasional bisa mencapai 18 persen. Bahkan untuk Jawa Tengah, produksinya bisa meningkat hingga dua kali lipat,” ungkapnya.
Dari sisi sosial ekonomi, proyek ini juga akan melibatkan sekira 5.000 petani untuk penyediaan pakan di lahan seluas 2.000 hektare, serta menggandeng sekira 8.000 peternak dalam pengembangan sapi.
“Ini bukan hanya proyek industri, tapi juga pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Untuk cut and fill persiapan lahan akan dimulai pada Juni 2026.
PT GDB menargetkan pembangunan selesai dan mulai operasional pada akhir 2027, dengan first milking direncanakan pada Desember 2026.
Baca juga: Jadwal Resmi Keberangkatan Jemaah Calon Haji Asal Jateng, Kloter Pertama 22 April 2026
Sementara itu, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menyambut baik investasi tersebut dan menyebutnya sebagai peluang besar untuk mengangkat perekonomian daerah.
“Ini kebanggaan bagi kami. Investasi ini bukan hanya skala kabupaten, tapi nasional."
"Ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brebes,” ujarnya.
Kehadiran mega farm ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari ketahanan pangan.
| Setebal Tesis, Dokumen Penolakan Tambang Berjarak 5Km dari Borobudur Diserahkan ke DLHK Jateng |
|
|---|
| Bawa Bukti Penolakan Setebal 30 cm, Ribuan Warga Desa Sambeng Hadang Izin Tambang di Magelang |
|
|---|
| Ahmad Luthfi Tekankan Kolaborasi DPRD dengan Pemda dalam Pembangunan Daerah |
|
|---|
| Miliki Asrama Atlet Sendiri, NPCI Jawa Tengah Diharapkan Dongkrak Prestasi |
|
|---|
| Badai Perceraian di Tegal dan Cilacap, Ribuan Istri Pilih Menjanda di Awal 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260305_Bupati-Brebes-Paramitha-Widya-Kusuma-tegaskan-soal-THR_1.jpg)