Berita Jateng
Mega Farm Berkapasitas 30 Ribu Sapi Perah Siap Dibangun di Brebes
Kementerian Pertanian menyiapkan mega farm di Kabupaten Brebes dengan kapasitas sekira 30 ribu sapi perah.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kementerian Pertanian menyiapkan mega farm di Kabupaten Brebes. Proyek peternakan sapi perah terpadu ini direncanakan mulai digarap pada Juni 2026.
Sesuai informasi, mega farm tersebut bakal memiliki kapasitas mencapai 30 ribu sapi perah dan digadang-gadang menjadi terbesar se-Indonesia.
Terkait proyek tersebut, Kementerian Pertanian menyebut akan memberdayakan sekira 13 ribu petani dan peternak di Kabupaten Brebes dan sekitarnya.
Baca juga: Selamat, Helmi Tasan Wartono Gantikan Frans Kongi, Pimpin Apindo Jateng Hingga 2031
Proyek yang dikembangkan oleh PT Global Dairy Bersama (GDB) ini diyakini tak hanya mengerek produksi susu nasional, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara signifikan.
“Kalau ini terbangun, ini akan jadi yang terbesar di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda, Kamis (16/4/2026).
Dikatakan dia, mega farm tersebut diproyeksikan mampu menyumbang hingga 18 persen dari total produksi susu nasional.
Saat ini, produksi susu dalam negeri baru mencapai sekira satu juta ton per tahun. Sementara kebutuhan nasional mencapai 4,7 juta ton.
Artinya, sekira 80 persen kebutuhan masih dipenuhi dari impor.
“Dengan tambahan produksi dari Brebes, ini akan sangat signifikan menekan ketergantungan impor,” ujarnya.
Tak hanya itu, tambahan produksi tersebut juga berpotensi mendongkrak posisi Jawa Tengah sebagai salah satu produsen susu nasional.
Saat ini, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga di bawah Jawa Timur dan Jawa Barat.
“Kalau ini berjalan, Jawa Tengah bisa naik ke peringkat dua, bahkan menyamai Jawa Timur,” tambahnya.
Pemerintah Pusat telah menyiapkan berbagai dukungan mulai dari penyediaan bibit sapi impor dari Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, hingga Brasil, hingga penguatan sistem kesehatan hewan untuk mencegah penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease).
Baca juga: DPRD Jateng Soroti Kasus Kepsek Brebes Oplos LPG: Tamparan Dunia Pendidikan
Luas Lahan 710 Hektare
Perwakilan PT Global Dairy Bersama (GDB), Ihsan Mulia Putri menyampaikan bahwa proyek ini dirancang sebagai peternakan sapi terpadu berbasis teknologi modern dan berkelanjutan, dengan luas lahan mencapai 710 hektare.
| Setebal Tesis, Dokumen Penolakan Tambang Berjarak 5Km dari Borobudur Diserahkan ke DLHK Jateng |
|
|---|
| Bawa Bukti Penolakan Setebal 30 cm, Ribuan Warga Desa Sambeng Hadang Izin Tambang di Magelang |
|
|---|
| Ahmad Luthfi Tekankan Kolaborasi DPRD dengan Pemda dalam Pembangunan Daerah |
|
|---|
| Miliki Asrama Atlet Sendiri, NPCI Jawa Tengah Diharapkan Dongkrak Prestasi |
|
|---|
| Badai Perceraian di Tegal dan Cilacap, Ribuan Istri Pilih Menjanda di Awal 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260305_Bupati-Brebes-Paramitha-Widya-Kusuma-tegaskan-soal-THR_1.jpg)