Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Prakiraan Cuaca Jateng

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Rabu 22 April 2026 Besok, Hujan Lebat

Dari seluruh wilayah Jateng yang terdiri atas 35 kabupaten kota semuanya diprediksi bakal dilanda ringan

Penulis: Msi | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/Rayka Diah Setianingrum
HUJAN DERAS - Pengendara motor melintas di bawah guyuran hujan deras, Jumat (24/10/2025). 

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Rabu 22 April 2026 Besok, Hujan Lebat

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut prakiraan cuaca di Jawa Tengah (Jateng), Rabu 22 April 2026 besok.

Dari seluruh wilayah Jateng yang terdiri atas 35 kabupaten kota semuanya diprediksi bakal dilanda ringan.

Hujan lebat mendominasi, bakal terjadi di 17 wilayah.

Baca juga: Eks Bos Sritex Dituntut Jaksa 16 Tahun Penjara,Kuasa Hukum Sebut Mengarang Bebas

Demikian antara lain info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang.

Agar aktivitas tak terganggu, persiapkan diri kalian sebaik mungkin.

Berikut prediksi cuaca lengkap esok hari:

Hujan Disertai Petir

  1. Blora
  2. Boyolali
  3. Demak
  4. Klaten
  5. Kota Salatiga
  6. Kudus
  7. Magelang
  8. Semarang
  9. Wonosobo

Hujan lebat

  1. Banjarnegara
  2. Banyumas
  3. Brebes
  4. Cilacap
  5. Grobogan
  6. Jepara
  7. Karanganyar
  8. Kendal
  9. Kota Magelang
  10. Kota Semarang
  11. Kota surakarta
  12. Pati
  13. Purworejo
  14. Sragen
  15. sukoharjo
  16. Temanggung
  17. Wonogiri

Hujan Ringan

  1. Batang
  2. Kebumen
  3. Kota Pekalongan
  4. Kota Tegal
  5. Pekalongan
  6. Pemalang
  7. Purbalingga
  8. Rembang
  9. Tegal

Suhu udara rata-rata antara 16 derajat celcius hingga 31 derajat celcius.

Kecepatan angin rata-rata antara 5 km per jam hingga 11 km per jam. 

Musim Kemarau Diprediksi Lebih Awal

Kapan musim kemarau datang? dan kapan puncaknya terjadi?

Khusus Jawa Tengah, puncak musim kemarau diprediksi bakal terjadi di bulan Agustus.

Meski demikian puncak musim kemarau berbeda-beda di setiap wilayah.

Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Nina Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Nino pada pertengahan tahun. 

"La Nina lemah yang berlangsung sejak Oktober 2025 telah berakhir pada Februari 2026," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, pemantauan anomali iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan nilai indeks ENSO saat ini berada pada angka minus 0,28 (Netral) dan diprediksi bertahan hingga Juni 2026.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved