Tribunjateng Hari ini
Protes Jalan Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Cepu-Randublatung
Warga menanam pisang di ruas jalan provinsi Cepu-Randublatung, Kabupaten Blora.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Viral
Sebelumnya, persoalan jalan rusak di jalur Cepu-Randublatung mengemuka dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah Wilayah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora, pada 26 Mei silam.
Saat itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta, para kepala daerah tidak khawatir, ketika kebijakan maupun kondisi di wilayahnya menjadi sorotan publik atau viral di media sosial.
Luthfi menekankan pentingnya kepala daerah dalam mengantisipasi dan menangani persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Luthfi saat merespons pertanyaan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, dalam forum tersebut.
Dalam forum tersebut, Sri menyinggung kondisi Jalan Cepu-Randublatung yang sempat ramai diperbincangkan masyarakat karena mengalami kerusakan.
Menanggapi hal itu, Luthfi mengatakan fenomena viral merupakan hal yang biasa dialami pejabat publik.
Dia meminta kepala daerah supaya lebih fokus pada upaya mitigasi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah masing-masing. Mitigasi yang disarankan Luthfi mencakup langkah pengecekan dan disesuaikan dengan kemampuan.
“Kalau kita sebagai pejabat publik viral biasa. Lek enggak viral jenengan jangan jadi pejabat publik gitu,” ujar Luthfi, dikutip dari kanal Youtube Pemprov Jawa Tengah, Selasa (26/5/2026).
"Tetapi, bagaimana kita harus lebih rajin untuk bisa memitigasi daripada problem jalan di wilayah kita," tambahnya.
Di sisi lain, Luthfi meminta kepala daerah aktif membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah penanganan yang dilakukan pemerintah terhadap berbagai persoalan di lapangan.
“Yang lebih utama masyarakat tidak pernah tahu bahwa itu jalannya siapa. Prinsip jalanku kudu (harus) mulus. Lah itu harus kita rangkul, kita reduksi mereka perlu apa, kita kasih pengertian dia dan lain sebagainya," saran Luthfi.
Terkait Inpres Jalan Daerah (IJD) di Jawa Tengah, Luthfi berjanji memboyong para kepala daerah untuk berkomunikasi dengan instansi terkait.
"Jadi yang IJD-IJD, Pak nanti kumpulin bupati-bupati suruh di belakang saya kita ke sana ya. Kumpulkan jadi satu kita akan berangkat bersama-sama ke Jakarta," tandasnya.
Rencana perbaikan
| Kali Pertama, Penyembelihan Dam Jemaah Haji Boyolali 2026 di RPH Ampel, Sauman Pun Senang |
|
|---|
| Masuk Kurikulum Pendidikan Sekolah di Jepara, Anak Belajar Praktik Pengelolaan Sampah Sejak Dini |
|
|---|
| Lagi, Polisi Tangkap Pocong Bonceng Sepeda Motor |
|
|---|
| Kemenag Jawa Tengah Sebut Padang Ati Bukan Pondok Pesantren |
|
|---|
| Pengasuh Ponpes Padepokan Padang Ati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Harian-Pagi-Tribun-Jateng-Selasa-2-Juni-2026.jpg)