Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Dewi Syok Lihat Putrinya Terkapar Bersimbah Darah di Kamar 

Seorang siswi SD, Bilqis Rajiansyah (11), ditemukan tewas di dalam kamarnya di Dawung, Jenar, Sragen.

Tayang:
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 7 Juni 2026 

Namun karena kondisi lingkungan yang sepi, teriakannya sempat tidak langsung mendapat respons.

Tak lama berselang, warga akhirnya berdatangan setelah mendengar kabar tersebut.

Peristiwa tragis itu pun sontak menggemparkan warga Desa Dawung dan sekitarnya. 

Ke TKP

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, menyampaikan bahwa begitu mendapatkan laporan darurat dari warga mengenai adanya dugaan kasus penganiayaan berat, dirinya langsung bergerak cepat menuju ke lokasi kejadian perkara.

"Ibuke sudah histeris, terus saya masuk (rumah) kondisi jenazah seperti itulah, banyak bekas bacokan. Muka sama sini (tangan) dan sudah kering (lukanya). Tapi ada banyak bekas telapak kaki di lantai," kata Aris, pada Jumat malam. 

Aris menuturkan, korban ditemukan terbujur kaku di dalam area kamar tidur.

Bilqis merupakan anak tunggal hasil dari pernikahan Dewi dengan suami sebelumnya yang telah meninggal dunia.

Dewi kemudian menikah lagu dengan Sukardi, yang kini menjadi ayah sambung korban. 

Menurut Aris, kondisi lingkungan di sekitar rumah korban memang tergolong sepi dari pagi hingga sore hari lantaran mayoritas warga sekitar sedang pergi bekerja.

Lanjutnya, keluarga korban juga terhitung baru menghuni kawasan tersebut.

"Ini rumah Pak Sukardi, baru beli. Ditempati baru tiga bulan," tutur Aris merinci situasi keluarga korban. 

Saat dimintai konfirmasi mengenai apakah ada barang-barang berharga di dalam rumah korban yang ikut raib bersamaan dengan kejadian tragis ini, Aris membeberkan satu fakta penting.

Satu sepeda motor Honda Vario berwarna biru milik keluarga dilaporkan hilang.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian dari Polres Sragen masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan area rumah korban untuk penyelidikan lebih mendalam.

Pihak kepolisian menegaskan adanya dugaan kuat kekerasan fisik dalam kematian korban, sementara motif utama di balik aksi keji ini masih didalami secara intensif. (Kompas.com/Tribun Solo)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved