Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Empat Bangunan Pabrik Dua Putra Makmur Pati Ludes Terbakar

Pabrik PT Dua Putra Makmur Tbk, yang terletak di Jalan Raya Pati-Juwana KM 7, Pati, terbakar, Sabtu (6/6/2026).

Tayang:
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 7 Juni 2026 

Di belakang masih ada sekitar dua titik api yang sedang dilakukan pemadaman. Namun kondisinya sudah mulai kondusif dan terkendali," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Tri Wijanarko, mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan sejumlah unit pemadam kebakaran dari berbagai pos untuk menangani kebakaran tersebut.

"Mobil damkar dari Pos Pati, Pos Juwana, dan Pos Kayen langsung diturunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan," kata Tri. 

Kapolsek Pati, Iptu Windartono mengungkapkan, petugas keamanan setempat sempat kewalahan saat mencoba memadamkan api di awal kejadian.

Dia menjelaskan, sumber api sudah tertutup asap tebal dan kobaran api membesar dengan sangat cepat, sehingga mereka langsung meminta bantuan darurat.

Untuk melokalisasi dan memadamkan kebakaran skala besar ini, tim gabungan menerjunkan sembilan mobil damkar dari Kabupaten Pati dan Rembang. 

Tidak hanya itu, dua kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) milik Sat Samapta Polresta Pati dan Brimob Pati juga dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman. 

Windartono mengungkapkan, saat kebakaran terjadi, tidak ada pekerja yang berada di dalam area bangunan yang terbakar.

Hingga saat ini, total kerugian material yang dialami oleh perusahaan masih belum dapat dipastikan karena harus menunggu proses audit internal. 

Sementara itu, polisi menduga sumber api pertama kali muncul dari salah satu gedung penyimpanan dingin (cold storage) yang terletak di sisi belakang timur kompleks pabrik.

Untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa ini, pihak kepolisian kini sedang menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah. 

“Tim Inafis saat ini belum bisa melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara maksimal karena kondisi struktur bangunan masih sangat panas dan sisa-sisa asap tebal di dalam lokasi masih membubung,” katanya. (Mazka Hauzan Naufal/Kompas.com)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved