Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Wonosobo

Cerita Wisatawan Berburu Embun Upas Dieng, Baru Dapat Setelah 4 Kali Datang

Fenomena embun es atau embun upas yang menyelimuti kawasan Dataran Tinggi Dieng kembali menjadi magnet bagi wisatawan

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Imah Masitoh
EMBUN ES - Wisatawan berburu fenomena embun upas yang menyelimuti kawasan Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Selasa (9/6/2026). Kemunculan embun es dalam beberapa hari terakhir menarik pengunjung dari berbagai daerah untuk menikmati pemandangan yang menyerupai hamparan salju. 

Cerita Wisatawan Berburu Embun Upas Dieng, Baru Dapat Setelah 4 Kali Datang

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Fenomena embun es atau embun upas yang menyelimuti kawasan Dataran Tinggi Dieng kembali menjadi magnet bagi wisatawan. 

Kemunculan embun es yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mendorong banyak pengunjung datang sejak dini hari untuk menyaksikan langsung fenomena alam langka itu.

Pantauan Tribunjateng.com pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, Kompleks Candi Arjuna tampak diselimuti butiran es halus yang menempel di rerumputan, meja, serta berbagai benda di area wisata tersebut.

Baca juga: Embun Upas Selimuti Kompleks Candi Arjuna Dieng, Ini Waktu Terbaik Mengabadikannya

EMBUN ES - Embun upas atau embun es menyelimuti kawasan Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (9/6/2026) pagi. Suhu terpantau di 0 hingga minus 1 derajat Celsius yang membentuk lapisan kristal es di rerumputan dan menjadi perhatian wisatawan yang datang.
EMBUN ES - Embun upas atau embun es menyelimuti kawasan Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (9/6/2026) pagi. Suhu terpantau di 0 hingga minus 1 derajat Celsius yang membentuk lapisan kristal es di rerumputan dan menjadi perhatian wisatawan yang datang. (TRIBUN JATENG/Imah Masitoh)

Kemunculan embun upas dipicu oleh suhu udara yang turun drastis saat malam hingga dini hari. 

Suhu di kawasan Dieng pagi ini sempat mencapai titik beku di 0 derajat Celsius bahkan mencapai minus 1 derajat Celsius.

Salah satu wisatawan, Erwin asal Salatiga mengaku sengaja datang ke Dieng setelah memperoleh informasi mengenai kemunculan embun es di kawasan Kompleks Candi Arjuna.

Erwin mengatakan dirinya bersama rombongan berangkat dari Salatiga pada Senin malam. 

Perjalanan dilakukan demi memastikan bisa melihat fenomena langka embun upas di Dieng.

Ia menceritakan berangkat dari Salatiga sekitar pukul 19.00 WIB dan tiba di Dieng sekitar pukul 23.00 WIB. 

Setelah beristirahat sejenak, mereka langsung menuju lokasi agar bisa mendapatkan momentum ini.

"Habis subuh tadi coba cari ke sini (Candi Arjuna), dapat akhirnya," lanjutnya 

Bagi Erwin, keberhasilan melihat embun upas secara langsung menjadi pengalaman yang membahagiakan. 

Fenomena yang jarang ditemukan di wilayah tropis seperti Indonesia itu dinilai memiliki daya tarik tersendiri.

EMBUN ES - Embun upas atau embun es menyelimuti kawasan Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (9/6/2026) pagi. Suhu terpantau di 0 hingga minus 1 derajat Celsius yang membentuk lapisan kristal es di rerumputan dan menjadi perhatian wisatawan yang datang.
EMBUN ES - Embun upas atau embun es menyelimuti kawasan Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (9/6/2026) pagi. Suhu terpantau di 0 hingga minus 1 derajat Celsius yang membentuk lapisan kristal es di rerumputan dan menjadi perhatian wisatawan yang datang. (TRIBUN JATENG/Imah Masitoh)

Menurutnya, sensasi melihat hamparan embun es di dataran tinggi memberikan pengalaman berbeda dibandingkan wisata alam lainnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved