Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Wonosobo

Suhu Dieng Wonosobo Tembus Minus 1 Derajat Celsius, Ini Waktu Terbaik Saksikan Embun Upas

Warga Dieng Wonosobo menyebut jika fenomena embun es telah muncul dalam tiga hari berturut-turut dan berpotensi hingga pekan depan.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Kompas.com/BAYU APRILIANO
EMBUN UPAS - Fenomena embun es atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai embun upas kembali muncul di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Selasa (9/6/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Fenomena embun upas di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo mulai muncul. Tak ayal, fenomena tersebut pun menarik perhatian masyarakat, terutama para wisatawan.

Mereka bahkan berburu untuk dapat mendapatkan dokumentasi serta merasakan secara langsung kemunculan embus es di tiap memasuki musim kemarau.

Salah satunya terpotret pada Selasa (9/6/2026) pagi.

Baca juga: Pemkab Wonosobo Terapkan Kontrak Payung Kertas HVS, Hemat Anggaran Rp700 Juta

Update Ranking FIFA usai Timnas Indonesia Kalahkan Oman dan Mozambik

Suhu udara yang turun drastis hingga mencapai minus 1 derajat Celsius pada pagi itu menyebabkan lapisan kristal es terlihat menutupi hamparan rumput dan tanaman di sejumlah titik. 

Kemunculan embun es tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Dieng.

Sejak sebelum matahari terbit, pengunjung tampak memadati lokasi-lokasi yang dikenal sebagai titik kemunculan bun upas untuk menyaksikan fenomena alam yang hanya terjadi pada musim kemarau tersebut.

Warga Dieng, Hasto Priandono mengatakan, fenomena embun es kali ini telah muncul selama tiga hari berturut-turut.

Selama tiga hari, Dieng diselimuti kristal es.

Menurut dia, kemunculan pertama terjadi pada Minggu (7/6/2026) pagi, meski lapisan es yang terbentuk saat itu masih relatif tipis.

Pada hari berikutnya, area yang tertutup embun es semakin luas dan pada Selasa (9/6/2026) pagi ketebalannya terlihat lebih jelas dibanding hari-hari sebelumnya.

Hasto menjelaskan, suhu udara di kawasan Dieng mulai turun drastis sejak malam hari.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, suhu pada Senin (8/6/20260 malam mencapai 0 derajat Celsius dan menjelang pagi sempat menyentuh minus 1 derajat Celsius.

Kondisi dingin ekstrem tersebut menjadi faktor utama terbentuknya kristal-kristal es di permukaan rumput maupun tanaman yang berada di area terbuka.

Hasto menyebut, waktu terbaik untuk menyaksikan bun upas adalah antara pukul 05.00 hingga sekira pukul 06.30.

Setelah matahari mulai meninggi, lapisan es perlahan mencair dan menghilang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved