Berita Kabupaten Pekalongan
Ekspor Perdana, Kopi Robusta Kabupaten Pekalongan Tembus Pasar Yunani
19,8 ton kopi robusta asal Kabupaten Pekalongan diekspor ke Yunani dalam pengiriman perdana pada tahun ini.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - 19,8 ton kopi robusta asal Kabupaten Pekalongan diekspor ke Yunani dalam pengiriman perdana pada tahun ini.
Ekspor tersebut difasilitasi oleh KPw BI Tegal sebagai upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kopi daerah menembus pasar internasional.
Kopi tersebut akan dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan tujuan Pelabuhan Thessaloniki, Yunani, sebelum didistribusikan ke Macedonia.
Baca juga: Plt Bupati Pekalongan Sukirman Minta Maaf: Tak Ada Instruksi Larang Wartawan Meliput
Kepala KPw BI Tegal, Bimala menyampaikan bahwa ekspor ini menunjukkan potensi besar kopi Pekalongan untuk bersaing di pasar global sekaligus menjadi bukti kesiapan UMKM daerah dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.
Menurutnya, keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Bank Indonesia kepada kelompok tani dan pelaku UMKM kopi.
"Sebelumnya, pada November 2025, kopi Robusta asal Pekalongan juga telah berhasil menembus pasar Yunani dengan volume ekspor mencapai 59,4 ton yang dikirim dalam tiga kontainer biji kopi hijau (green bean)," kata Bimala seusai melepas ekspor kopi di halaman Dinkop UKM Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026).
Ekspor tersebut dilaksanakan oleh KUB Lumbung Kopi Nusantara, kelompok tani dan UMKM kopi binaan KPwBI Tegal yang berlokasi di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.
Kelompok usaha ini, mengelola dan mengkonsolidasikan lahan seluas sekira 60 hektare di kawasan perhutanan sosial Perhutani KPH Pekalongan Timur.
Selain memproduksi green bean, mereka juga menghasilkan produk kopi olahan seperti roasted bean dan kopi bubuk.
"Selama proses pembinaan, kelompok tersebut mengikuti berbagai program peningkatan kapasitas, di antaranya pelatihan pascapanen kopi di Purwokerto pada 2024."
"Kemudian kurasi dan pelatihan standar mutu green bean di Jakarta pada 2025, serta partisipasi dalam Java Coffee & Flavour Festival di Surabaya pada tahun yang sama," imbuhnya.
Ekspor kopi Robusta Pekalongan ini diharapkan, dapat memberikan kontribusi terhadap perolehan devisa negara, meningkatkan pendapatan petani, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional berbasis komoditas unggulan daerah.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi menilai, ekspor ini menunjukkan besarnya peluang kopi Pekalongan di pasar internasional.
"Ini merupakan, ekspor kelima kopi Pekalongan ke Yunani dan menjadi ekspor pertama pada 2026 dengan volume sekira 19 ton."
"Pasarnya sangat prospektif karena permintaan dari Yunani masih sangat terbuka," katanya.
| Plt Bupati Pekalongan Sukirman Minta Warga Jangan Percaya Calo PT HAI |
|
|---|
| DPRD Gagas Pendopo Lama Bupati Pekalongan Jadi Museum Wayang dan Keris |
|
|---|
| Sempat Vakum 6 Tahun, Seleksi Duta Wisata Kabupaten Semarang Kembali Digelar |
|
|---|
| Mobile Therapy Dinsos Kini Sasar 55 Anak Berkebutuhan Khusus di Talun Pekalongan |
|
|---|
| Sukirman Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak Kabupaten Pekalongan Hingga 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260309-_-Ekspor-Perdana-Kopi-Kabupaten-Pekalongan.jpg)