Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Mengenal Hipoglikemia dan Hipokalemia yang Dialami Rahmat Hidayat Pemain Persijap Jepara

Kondisi terkini bek sayap kanan Persijap Jepara, Rahmat Hidayat, dipastikan membaik setelah sempat dilarikan ke rumah sakit

Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
PERAWATAN MEDIS - Tim medis mengevakuasi Rahmat Hidayat dengan mobil ambulance setelah mengalami insiden di atas lapangan pada pertandingan antara Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya, Sabtu (21/2/2026) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepata. Rahmat merupakan pemain Laskar Kalinyamat yang berposisi sebagai bek sayap kanan. Dok Persijap Jepara 

Ringkasan Berita:
  • Rahmat Hidayat mengalami hipoglikemia dan hipokalemia saat laga Persijap vs Persebaya dan sempat dirawat di rumah sakit.
  • Kondisinya kini membaik dan telah kembali ke mess, namun masih dalam pemantauan dokter.
  • Tim medis melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan jantung dan saturasi oksigen selama 24 jam.

 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kondisi terkini bek sayap kanan Persijap Jepara, Rahmat Hidayat, dipastikan membaik setelah sempat dilarikan ke rumah sakit akibat insiden di lapangan.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh dokter tim Persijap, dr Ary Setiawan.

Insiden terjadi saat laga Persijap Jepara kontra Persebaya Surabaya memasuki menit ke-63 pada Sabtu (21/2/2026) di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Rahmat yang tampil sebagai bek kanan harus mendapat pertolongan medis darurat dan dievakuasi menggunakan ambulans.

Baca juga: Lagi-lagi Ulah Oknum Polisi, Intel Polres Bantul Diduga Peras Pengusaha Rp 2,5 Miliar

 

Diagnosa: Hipoglikemia dan Hipokalemia

Usai pertandingan yang dimenangi Persijap dengan skor 3-1, dr Ary menjelaskan bahwa Rahmat mengalami hipoglikemia dan hipokalemia disertai gejala penurunan kesadaran.

Setelah mendapatkan penanganan awal di lapangan, pemain tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan secara menyeluruh.

"Kita evaluasi, kita cek jantungnya, saturasi oksigen sudah ada perbaikan dari rumah sakit.

Kita evaluasi 24 jam untuk mengantisipasi kasus atau kondisi yang lebih parah," terangnya.

Pemeriksaan meliputi evaluasi fungsi jantung, kadar oksigen dalam darah, serta pemantauan intensif selama 24 jam guna mencegah risiko komplikasi.

Pada Minggu (22/2/2026) dini hari, dr Ary mengonfirmasi bahwa Rahmat telah diperbolehkan pulang sekitar pukul 03.00 WIB sebelum waktu sahur.

Meski demikian, kondisi kesehatannya masih dalam pengawasan tim medis.

"(Kondisi Rahmat) Masih dalam pantauan dokter, tapi kondisinya sudah jauh lebih baik dan sudah kembali ke Mess.

Diagnosa Rahmat terkena Hipoglikemia dan Hipokalemia," tutur dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved