Kanwil Kemenkum Jateng
Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan dan Kompetensi Paralegal
Posbankum desa tidak boleh sekadar hadir sebagai formalitas administratif, melainkan harus menjadi ruang aman bagi warga untuk mencari keadilan
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Ia menilai edukasi mengenai perkawinan dan keluarga perlu diperkuat untuk mencegah munculnya konflik hukum di kemudian hari.
“Selain empat layanan utama Posbankum, saya kira edukasi hukum, khususnya terkait perkawinan, penting diberikan kepada warga. Ini bagian dari mitigasi risiko agar konflik rumah tangga tidak berujung pada perceraian,” katanya.
Delmawati juga mengingatkan pentingnya tata kelola administrasi Posbankum, terutama pelaporan layanan melalui aplikasi yang telah disediakan oleh Kemenkum.
“Kami harap desa konsisten menginput laporan layanan Posbankum. Kalau ada kendala, silakan berkoordinasi dengan Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkum Jawa Tengah. Pendampingan akan terus kami lakukan,” ujarnya.
Salah satu warga penerima layanan Posbankum Desa Bejalen, Ely, mengaku terbantu dalam penyelesaian persoalan dokumen persyaratan perceraian.
Pendampingan yang diberikan Posbankum membuat proses yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik.
Bagi Delmawati, keberadaan Posbankum desa merupakan wajah kehadiran negara di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
“Kalau Posbankum berjalan, berarti akses keadilan itu nyata,” katanya. (***)
| Kemenkumham Jateng dan UIN Salatiga Perkuat Hilirisasi Riset Hukum |
|
|---|
| Kemenkum Jateng Teken Perjanjian Kerja Sama dengan 4 Perguruan Tinggi |
|
|---|
| Tingkatkan Kualitas Produk Hukum Daerah, Kemenkum Jateng Dorong Kapasitas Penyusunan Naskah Akademik |
|
|---|
| Perkuat Perlindungan Saksi dan Korban, Kemenkum Jateng Terima Audiensi LPSK |
|
|---|
| Kanwil Kemenkum Jateng Terima Asistensi BSK Hukum dalam Diseminasi Pedoman AEIK Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260210_KEMENKUM7.jpg)