Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Batang

1.000 Warga Batang Dapat Kerja di Kawasan Industri, Program Daker Jadi Solusi Pengangguran Lokal

Program Dapat Kerja (Daker) yang digagas Pemkab Batang berhasil mengantarkan 1.000 peserta pelatihan.

|
Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG / DINA INDRIANI
PROGRAM DAKER - Program Dapat Kerja (Daker) yang digagas Pemkab Batang berhasil mengantarkan 1.000 peserta pelatihan langsung diterima kerja di perusahaan-perusahaan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Batang Industrial Park.Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Batang, Rahmat Nuril Fadilah, menyebut sejak diluncurkan oleh Bupati M Faiz Kurniawan, Program Daker langsung mendapat sambutan positif dari dunia industri. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Program Dapat Kerja (Daker) yang digagas Pemkab Batang berhasil mengantarkan 1.000 peserta pelatihan langsung diterima kerja di perusahaan-perusahaan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Batang Industrial Park.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Batang, Rahmat Nuril Fadilah, menyebut sejak diluncurkan oleh Bupati M Faiz Kurniawan, Program Daker langsung mendapat sambutan positif dari dunia industri.

“Alhamdulillah, seluruh peserta yang mengikuti pelatihan langsung diterima kerja. Ini bukti bahwa pendekatan pelatihan yang kami terapkan sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Rahmat.

Baca juga: Sawah di Pesisir Batang Butuh Solusi Padi Toleran hingga Tanggul Permanen

Baca juga: Alun-Alun Batang Segera Dipercantik, Pemkab Siapkan Anggaran Rp 875 Juta

Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan besar seperti PT Yih Quan, Yamania, S Medical Product, Batang Apparel, dan Rumah Kaca.

Dalam kerja sama tersebut, perusahaan berkomitmen merekrut minimal 70 persen tenaga kerja dari warga lokal Batang.

Tak sekadar pelatihan teknis, Program Daker juga menyiapkan peserta untuk langsung masuk dunia kerja.

Bidang pelatihan yang dibuka mencakup tata boga, menjahit, pengelasan, potong rambut, hingga pemasaran.

“Program ini bukan hanya unggulan Pak Bupati, tapi juga menjadi solusi konkret bagi pengangguran. Peserta dibekali keterampilan sekaligus dijamin penempatan kerja,” tambah Rahmat.

Namun, tantangan terbesar bukan pada aspek teknis, melainkan membentuk karakter dan etos kerja masyarakat. 

Untuk itu, Daker menghadirkan pendekatan berbeda dengan melibatkan personel TNI dari Kodim 0736/Batang sebagai pendamping pelatihan.

“Peserta digembleng secara mental dan disiplin. Mereka diajari baris-berbaris, ditanamkan nilai tanggung jawab, integritas, dan semangat kerja. Ini yang membuat Daker berbeda dari pelatihan biasa,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved