Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Program Batang Terang, 7.000 Lampu Jalan Ditargetkan Menyala pada 2027

Pemkab Batang terus menggeber proyek strategis “Batang Terang” yang digadang mampu mengubah wajah infrastruktur penerangan jalan. 

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/dina indriani
BATANG TERANG - Kepala Bapperida Kabupaten Batang, Bagus Pambudi. Pemkab Batang menargetkan ada 7.000 titik lampu yang akan menerangi jalanan pada 2027 melalui program Batang Terang. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemkab Batang terus menggeber proyek strategis “Batang Terang” yang digadang mampu mengubah wajah infrastruktur penerangan jalan di wilayah setempat. 

Proyek bernilai ratusan miliar rupiah ini dipastikan berjalan dengan pengawasan ketat.

Hal ini lantaran Pemkab Batang menggandeng aparat penegak hukum serta lembaga pengawas keuangan sejak tahap awal.

Baca juga: PBNU Resmikan 69 SPPG di Batang, Gus Yahya Target 1.000 Titik pada 2026

Pencurian Motor di Kawasan Wisata Dieng Wonosobo, Pelaku Warga Batang

Kepala Bapperida Kabupaten Batang, Bagus Pambudi menegaskan, skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) ini mengedepankan prinsip transparansi. 

“Setiap tahapan sudah kami minta pendampingan. Mulai dari KPK, Kejaksaan Negeri Batang, hingga BPKP Jawa Tengah."

"Tujuannya jelas, agar pelaksanaan KPBU tidak merugikan Pemkab Batang,” ujarnya.

Keterlibatan lembaga hukum bukan sekadar formalitas BPKP akan menyusun manajemen risiko, termasuk mengantisipasi gagal lelang maupun praktik suap.

Sementara Kejari Batang mengawal aspek legalitas serta potensi tindak pidana di lapangan.  

“Dalam masa konsesi 10 tahun, bisa saja terjadi pencurian kabel atau perusakan lampu jalan. Itu harus ada pendampingan dari Kejaksaan,” jelas Bagus.

Proyek “Batang Terang” ditargetkan mampu menyalakan sekira 7.000 titik lampu atau 85 persen jaringan penerangan pada Januari 2027.

Nilai investasi selama masa konsesi diperkirakan mendekati Rp300 miliar, dengan rincian modal awal (CAPEX) Rp126 miliar dan biaya operasional hampir Rp200 miliar.

Baca juga: Batang Nusantara Expo 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi

Fesyen Show Batik IWAPI Batang, Eratkan Kedekatan Ibu dan Anak

Pemkab Batang akan menggelar market sounding pada pekan ketiga Januari 2026.

Bapperida pun mengundang pengusaha lokal untuk ikut serta dalam proses lelang. 

Hingga akhir Desember 2025, proyek masih berada di tahap penyiapan transaksi, setelah penyusunan dokumen pra-studi kelayakan dan penerbitan Rasio Kemampuan Membayar Ketersediaan Layanan (RKMKL) oleh Gubernur Jawa Tengah. Lelang resmi dijadwalkan dibuka akhir Januari 2026.

Kasi Intel Kejari Batang, Dipo Iqbal membenarkan adanya permohonan pendampingan.

Saat ini pihaknya tengah meneliti dokumen yang masuk ke bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).  

“Proyek ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Batang M Faiz Kurniawan."

"Targetnya, pada Januari 2027, lebih dari 7.000 titik lampu akan menerangi jalan-jalan kabupaten,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved