Berita Batang
Jalan Tertutup Longsor, Warga Pranten Batang Sempat Memutar 15 KM, Kini Akses Kembali Terbuka
Hujan deras yang turun berhari-hari membuat warga Desa Pranten, Kabupaten Batang, harus bersabar lebih lama saat hendak beraktivitas
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
Perangkat komunikasi handy talky (HT) kembali diaktifkan untuk mempercepat koordinasi jika terjadi kondisi darurat.
BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa sembako untuk konsumsi selama kerja bakti dan piket posko, terpal untuk penanganan darurat, serta velbed dan matras bagi petugas posko siaga desa.
Setelah proses pembersihan rampung, jalan Rejosari - Sigemplong kini kembali bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Anak-anak kembali berangkat sekolah tanpa harus memutar jauh, dan aktivitas ekonomi warga perlahan kembali normal.
BPBD Batang mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan longsor agar tetap waspada selama musim hujan dan segera melaporkan jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah.
Bagi warga Pranten, kejadian ini menjadi pengingat bahwa alam bisa berubah sewaktu-waktu, namun kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama. (Ito)
| Sekolah Rakyat di Batang Disiapkan, Kepala Dinsos: Banyak Anak Miskin Belum Tersentuh Pendidikan |
|
|---|
| Batang Dipercaya Jadi Basis Produksi Asia, Investasi Korea Rp 429 Miliar Mulai Masuk |
|
|---|
| Pemkab Batang Jajaki Mobil Listrik untuk Pejabat, Biaya Operasional Diklaim Lebih Hemat |
|
|---|
| BREAKING NEWS Adu Banteng Truk Diesel vs Tronton di Pantura Subah Batang, 1 Sopir Luka Berat! |
|
|---|
| Pantai Jodo Diproyeksikan Jadi Wisata Prioritas, Tapi Jalur Aksesnya Masih Memprihatinkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260109_batang9.jpg)