Berita Batang
185 Ton Sampah per Hari, Kebiasaan Warga Jadi Sorotan DLH Batang
Pengelolaan sampah di Kabupaten Batang masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
Dengan cara ini, volume sampah yang dikirim ke TPA bisa ditekan secara signifikan.
Dia juga mendorong peran aktif pemerintah desa dan pengurus RT untuk membangun sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan, termasuk membentuk bank sampah atau kelompok pengolah kompos.
“Kalau setiap rumah tangga memilah dan mengurangi sampahnya, beban TPA akan berkurang."
"Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Momentum Hari Peduli Sampah Nasional, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kenyamanan masyarakat Batang.
Dengan produksi 185 ton sampah per hari, perubahan kecil di tingkat rumah tangga diyakini dapat memberi dampak besar.
Dari dapur hingga TPS, kesadaran kolektif menjadi kunci agar Batang tak benar- benar memasuki fase darurat sampah. (*)
| Iming-iming Uang Ratusan Juta Rupiah Diduga Jadi Awal Mula Video Bandar Membara Bergetar |
|
|---|
| Lawan Stunting Lewat Dapur, Festival Gemarikan Batang Ubah Ikan Jadi Menu Kreatif Keluarga |
|
|---|
| Berkaca dari Kasus Little Aresha Jogja, DP3AP2KB Batang Pastikan 14 Daycare Berizin Layak Operasi |
|
|---|
| Limbah Batu Bara Jadi Penyelamat Laut Batang, Terumbu Buatan Tarik Hiu dan Lumba - lumba |
|
|---|
| Prihatin Kasus Kekerasan Anak dan Pekerja Anak, Ketua TP PKK Batang Desak Pengawasan Ketat Daycare |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260223-_-Kepala-DLH-Kabupaten-Batang-Rusmanto.jpg)