Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Kelompok Warga Pro-Sudewo Mendadak Muncul, Berharap Bupati Pati Sudewo Bertahan Hingga 2030

Gerakan pro-Sudewo kembali muncul di tengah masih bergulirnya upaya pemakzulan atau pelengseran terhadap Bupati Pati.

|

Ditanya pendapatnya tentang dugaan kasus suap yang melibatkan Sudewo, dia mengatakan menyerahkannya pada proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Menurut dia, proses hukum akan membuktikan siapa yang salah dan siapa yang benar.

Adapun mengenai proses Pansus Hak Angket Pemakzulan Sudewo yang masih bergulir di DPRD Pati, Suko mengaku tidak bisa berkomentar banyak lantaran dirinya tidak menguasai bidang politik.

Namun demikian, bagaimanapun dirinya berdoa setulus hati agar Sudewo tidak sampai dimakzulkan dan tetap bisa memimpin Pati sampai 2030 nanti.

“Yang jelas (pemakzulan) itu bukan keinginan masyarkaat, tapi kehendak elite politik tertentu. Namun masyarakat sudah cerdas, maka kami adakan istigasah ini. Kami ini murni masyarakat yang ingin beliau tetap memimpin. Kami tidak mudah diprovokasi oleh elite politik tertentu. Karena selama tiga kali pergantian pemimpin, baru kali ini, pada masa Pak Sudewo, ada pembangunan masif. Itu yang kami inginkan,” tandas dia.

Di lain pihak, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), kelompok yang getol menyuarakan pelengseran Sudewo, menyatakan pihaknya menghormati kelompok yang berbeda pendapat dengan mereka.

“Setiap orang punya hak menentukan pilihan dan berpendapat, kami hormati. Tapi intinya proses ini adalah antara masyarakat dan bupati. Ada yang menolak dan mendukung. Saya mohon untuk pihak yang menolak, jangan terpancing mereka yang beda pendapat. Kita saling menghormati perbedaan pendapat, tentunya semua ada argumentasinya,” kata Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, di Gedung DPRD Pati, Kamis (28/8/2025).

Bagaimanapun, Teguh menegaskan, pihaknya tetap teguh pendirian untuk tidak mendukung orang yang salah.

Bagi dia, Sudewo sudah terbukti tidak becus mengurus Kabupaten Pati.

Baca juga: Seusai Bupati Pati Sudewo Diperiksa KPK Terkait Suap Proyek Rel Kereta, Ini Fakta Terbarunya

Bahkan juga melontarkan pernyataan-pernyataan bernada arogan yang membuat suasana gaduh.

Menurut dia, hal ini menjadi sebuah ironi, karena orang-orang yang mendukung Sudewo selalu mengusung slogan “cinta damai”.

“Katanya cinta damai. Kami sepakat Pati harus damaim. Namun, Pati terganggu kedamaian dan kondusivitasnya, itu yang mengawali adalah Bupati Sudewo. Jadi kami harapkan, kalau memang cinta damai, silakan. Tapi konsekuen, yang membuat gaduh itu ayo kita berantas bareng,” tandas dia. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved