Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

40 ASN Eselon IV di Kudus Dilatih Kepemimpinan, Samani: Momentum Perkuat Kompetensi

Bupati Kudus berharap kepada setiap pejabat pengawas ASN di Kabupaten Kudus bisa menjadi penggerak dalam pelayanan masyarakat yang cepat dan tepat.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
dok. Diskominfo Kudus
PENUTUPAN - Penutupan pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan VI di Balai Diklat Sonyawarih, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, Rabu (3/9/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus berharap kepada setiap pejabat pengawas ASN di Kabupaten Kudus bisa menjadi penggerak dalam pelayanan masyarakat yang cepat dan tepat. 

Hal itu disampaikan oleh Sam’ani saat menghadiri upacara penutupan pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan VI di Balai Diklat Sonyawarih, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, Rabu (3/9/2025).

Baca juga: Daring Dibatalkan! Sekolah di Kudus Kembali Tatap Muka Besok Kamis

Dalam pelatihan buah kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kudus diikuti oleh 40 peserta ASN eselon IV dari berbagai organisasi perangkat daerah di Kabupaten Kudus.

Selama pelatihan mereka mengikutinya dengan skema klasikal, daring, dan aktualisasi di masing-masing unit kerja.

Pelatihan tersebut, kata Sam’ani, merupakan bekal penting kepada setiap peserta untuk membawa Kabupaten Kudus agar memiliki tata kelola pemerintahan yang semakin baik. Peningkatan kapasitas kepemimpinan diharapkan mampu melahirkan aparatur yang profesional, inovatif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Pelatihan ini momentum untuk memperkuat kompetensi aparatur. Kami ingin setiap pejabat pengawas mampu menjadi motor penggerak perubahan di unit kerjanya masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” kata Sam’ani.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kudus Putut Winarno mengatakan, dalam pelatihan tersebut setiap peserta juga merancang aksi perubahan di masing-masing tempat kerjanya.

“Harapannya dengan begitu bisa menyelesaikan permasalahan secara nyata di lapangan,” kata Putut.

Sementara  Kepala BPSDMD Jawa Tengah Uswatun Hasanah mengatakan, pendidikan dan pelatihan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membina dan mendukung peningkatan kualitas aparatur di kabupaten atau kota.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan ASN di Kabupaten Kudus semakin siap dalam menghadapi segenap tantangan dalam tata kelola pemerintahan modern.

Baca juga: Perangkat Desa Minta THR dan Gaji ke-13, Pemkab Kudus: Paling Cepat Cair Tahun Depan

Tata kelola tersebut meliputi pelayanan publik yang profesional, disiplin, dan berinovasi untuk kemajuan daerah. 

Untuk itu dia berharap hasil dari pelatihan ini tidak berhenti pada teori belaka, tetapi juga diterapkan dalam kerja sehari-hari.

“Karena aparatur harus adaptif, disiplin, dan mampu berinovasi agar pelayanan publik semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved