Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Fadia Arafiq Kena OTT KPK, Fairuz A Rafiq: Masih Kaget

Fairuz A Rafiq mengaku kaget dan tak tahu menahu soal kasus yang membelit kakaknya. 

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Instagram/Fairuzarafiq
FAIRUZ A RAFIQ: Fairuz A Rafiq dan suami, Sonny Septian. (Instagram/Fairuzarafiq) 

TRIBUNJATENG.COM - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Adik Fadia Arafiq, artis Fairuz A Rafiq, akhirnya angkat bicara.

Fairuz yang merupakan istri Sonny Septian ini mengaku kaget dan tak tahu menahu soal kasus yang membelit kakaknya. 

Baca juga: Bupati Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta Setelah Terjaring OTT KPK di Semarang

"Yang pasti, pastinya kaget ya dengan berita ini, karena saya tidak tahu-menahu tentang hal ini," ujar Fairuz saat ditemui di Depok, Jawa Barat, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Selasa (3/3/2026).

Meski mengaku kaget, Fairuz menegaskan akan tetap mendukung sang kakak dalam situasi apa pun.

Ia juga memilih menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada proses hukum yang sedang berjalan.

"Apapun itu, saya pasti mendukung. Mau itu salah, ada konsekuensinya silakan dijalani. Kalau tidak benar juga harus bisa mendapatkan keadilan seadil-adilnya," tegasnya.

Fairuz menambahkan bahwa ia dan sang kakak telah lama menjalani kehidupan rumah tangga masing-masing.

Karena itu, keduanya tidak selalu mengetahui secara rinci aktivitas atau keseharian satu sama lain.

"Saya punya rumah tangga sendiri, kakak saya juga punya rumah tangga sendiri. Kan setiap hari kegiatan masing-masing kan berbeda," jelasnya.

Sampai saat ini, Fairuz sendiri mengaku belum berkomunikasi sama sekali dengan pihak keluarga dan masih berusaha mencari tahu informasi lebih lanjut.

"Belum ada komunikasi sama sekali, masih kaget, masih mencari tahu kebenarannya seperti apa," tuturnya.

Respons Golkar dan Gubernur Jawa Tengah

Sekretaris Partai Golongan Karya (Golkar) Muhammad Sarmuji menyatakan pihaknya menghargai proses hukum yang sedang berlangsung menyusul penangkapan kadernya, Bupati Pekalongan Fadia, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami belum memperoleh informasi yang lain. Selanjutnya kami menghormati ke proses hukum yang berlaku," kata Sarmuji saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Rabu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved