Berita Regional
Cekcok Dipicu Cemburu, ESP Habisi Nyawa MB dengan Obeng
Merasa terdesak, ESP mengambil sebuah obeng dari dalam bengkel dan menyerang balik.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, DENPASAR – Insiden berdarah terjadi di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Perselisihan dipicu rasa cemburu berakhir tragis.
Pria berinisial MB (47) tewas setelah kepalanya ditikam menggunakan obeng oleh pelaku berinisial ESP (44).
Baca juga: Pesta Pernikahan Berakhir Tragis, Tuan Rumah Dianiaya Gerombolan Preman hingga Tewas
Peristiwa ini terjadi di depan bengkel motor Adi Jaya, Jalan Pantai Kuta, pada Sabtu 4 April 2026 dini hari.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula dari teguran pelaku terhadap korban beberapa hari sebelum kejadian.
Pelaku merasa tidak senang karena korban sering terlihat berada di rumah kontrakan mantan pacarnya.
“Pelaku sebelumnya sudah memperingatkan korban agar jangan mendekati atau berada di tempat kontrakan mantan pacar pelaku,” ujar Iptu I Gede Adi, pada Senin 6 April 2026.
Ketegangan pertama kali muncul pada Senin 30 Maret 2026, sekitar pukul 02.00 WITA.
Saat itu, ESP mendatangi rumah mantan kekasihnya dan mendapati korban sedang duduk berdua di depan warung kontrakan tersebut.
ESP sempat menegur korban agar tidak mengganggu mantan pacarnya sebelum akhirnya pergi untuk kembali bekerja di bengkel.
Puncaknya terjadi pada Sabtu 4 April 2026, sekitar pukul 01.02 WITA.
Korban MB datang ke bengkel tempat pelaku bekerja bersama seorang temannya bernama Alfian.
Cekcok mulut tak terhindarkan.
Situasi memanas ketika Alfian menarik kerah baju ESP dan memukul kepalanya.
Merasa terdesak, ESP mengambil sebuah obeng dari dalam bengkel dan menyerang balik.
| Sosok Aipda Vicky yang Viral, Alasan Mundur dari Polisi dan Jualan Kopi hingga Klarifikasi Polda |
|
|---|
| Kontras dengan Sepak Terjangnya, 3 Maling Motor Ini Menangis saat Ditangkap Warga |
|
|---|
| Kisah Pilu Dadang, Meninggal di Hari Pernikahan Putrinya karena Dianiaya Para Pemuda |
|
|---|
| Tersangka Kasus Sabu 58 Kg Kabur dari Polda, Tangan Terikat Lompat dari Lantai 2 |
|
|---|
| Pesta Pernikahan Berakhir Tragis, Tuan Rumah Dianiaya Gerombolan Preman hingga Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260407_kekerasan-berujung-kematian.jpg)