Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Jari Bocah SD Hancur Kena Ledakan saat Rakit Mercon Bersama Teman

Seorang pelajar sekolah dasar mengalami luka serius setelah mercon rakitan yang dibuatnya meledak.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
TKP LEDAKAN MERCON - Suasana olah TKP ledakan mercon di Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (25/4/2026). (TRIBUN JATIM/ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, KEDIRI - Peristiwa nahas terjadi di Dusun Bendorejo, Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Seorang pelajar sekolah dasar mengalami luka serius setelah mercon rakitan yang dibuatnya meledak.

Korban berinisial R (12), warga setempat. 

Baca juga: Dikira Gagal Meledak, Petasan Temuan Tewaskan Seorang Pelajar dan Lukai Dua Anak Lainnya di Blora

Akibat ledakan tersebut, jari tangan kiri korban dilaporkan hancur dan mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Kapolsek Wates, AKP Agus Sudarjanto, menjelaskan peristiwa ini awalnya tidak langsung terungkap.

Warga sekitar sempat tidak mengetahui secara pasti sumber suara ledakan yang terdengar cukup keras di wilayah perbatasan Kunjang dan Ngancar.

Petugas yang menerima informasi awal sempat mendatangi lokasi, namun tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan.

Diduga pihak keluarga korban sempat menutupi kejadian tersebut karena panik dan takut.

Kasus ini akhirnya terungkap setelah petugas melakukan penelusuran lanjutan, termasuk dari informasi rumah sakit yang menangani korban. 

"Dari situ diketahui adanya korban luka akibat ledakan," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026). 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, ledakan berasal dari mercon rakitan yang dibuat sendiri oleh korban bersama dua temannya.

Mereka merakit bahan peledak secara sederhana di teras rumah salah satu temannya.

Bahan-bahan mercon tersebut diketahui dibeli secara daring, kemudian diracik secara manual menggunakan wadah plastik bekas makanan ringan.

Campuran bahan seperti kalium, sulfur, dan serbuk lainnya diduga digunakan dalam proses perakitan.

"Mereka mengaku membeli secara online di TikTok shop," jelasnya. 

Awalnya, percobaan pembakaran yang dilakukan korban berjalan normal.

Namun karena merasa belum puas, korban kemudian menambahkan bubuk mercon yang sudah jadi ke dalam racikan tersebut.

Saat proses penyalaan berlangsung, percikan api diduga masuk ke dalam wadah berisi campuran bahan peledak.

Ledakan pun terjadi secara tiba-tiba saat korban masih memegang wadah tersebut.

"Akibatnya, tangan kiri korban mengalami luka parah, terutama pada bagian jari. Selain itu, korban juga mengalami luka bakar di area ketiak kiri," jelas Agus. 

Korban sempat mendapatkan penanganan awal di fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Hingga kini, kondisi korban masih dalam penanganan medis.

Pihak berwenang telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk sisa bahan peledak dan alat yang digunakan untuk merakit mercon.

Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut, mengingat seluruh pelaku masih berstatus anak di bawah umur

"Kita limpahkan ke Unit PPA Polres Kediri," ungkap Agus. 

Sementara itu, Kepala Dusun Bendorejo, Tris, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menyebut, korban dan teman-temannya memang kerap bermain petasan, terutama saat momen Lebaran.

"Anak-anak ini memang sering bermain mercon. Kemungkinan mereka belajar merakit dari internet, lalu mencoba sendiri tanpa memahami risikonya," jelasnya.

Pihaknya sebetulnya juga telah mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama terkait penggunaan bahan berbahaya yang dapat memicu kejadian serupa. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Rakit Mercon Bersama Teman, Jari Pelajar SD di Wates Kediri Hancur Terkena Ledakan

Baca juga: Kabar Duka, Remaja Korban Ledakan Petasan di Purworejo Meninggal, Sepekan Dirawat di RS

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved