Tribunjateng Hari ini
Feri Sebut Kecelakaan SMPN 2 Brangsong sebagai Force Majeure
Kepala Disdikbud Kendal, Ferinando Rad Bonay menyebut, kecelakaan bus dari SMPN 2 Brangsong itu merupakan force majeure.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Saat itu, bus berada di lajur dua, truk boks di lajur satu, dan truk tangki di lajur tiga.
Namun tiba-tiba truk boks itu berpindah lajur.
Sontak, sopir bus kaget dan berusaha membanting setir.
Oleh karena jarak yang sudah terlalu dekat, bus langsung menabrak bagian belakang truk boks.
"Sopir bus sudah mengerem mendadak, tapi karena jarak terlalu dekat jadi langsung menabrak," kata Feri.
"Nah, penumpang bus yang duduk di kursi depan itu, kemudian jatuh ke depan dan terbentur kursi," terangnya.
Syarat ketat
Feri menerangkan, tidak ada larangan dalam kegiatan outing class di Kabupaten Kendal. Namun pihaknya memberikan syarat ketat sebelum agenda itu dilakukan.
"Kami sudah tetapkan syarat, bus umur tiga tahun terbaru, sopir harus ada dua orang, kemudian lulus uji KIR," ungkapnya.
Menurut Feri, kecelakaan rombongan bus dari SMPN 2 Brangsong itu merupakan force majeure.
"Itu di luar kendali, karena bus yang digunakan sudah sesuai persyaratan. Kecelakaannya kan karena ada truk boks yang oleng, sopir sudah berusaha menghindari itu," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Brangsong Kendal, Nidhom tak merespons pesan maupun panggilan Whatsapp (WA) saat dihubungi berulang kali. (Agus Salim Irsyadullah)
| KPK Limpahkan Dua Berkas Perkara Sudewo ke Tahap Penuntutan |
|
|---|
| Tertangkap, Pembakar Mobil Ngaku Dendam pada Kades Hoho |
|
|---|
| Rahim Nilai Fasilitas Keselamatan Tak Memadai, PT KAI Tutup Perlintasan Plumbon yang Tak Ada Palang |
|
|---|
| Peduli Populasi Gajah Pacu Supardi Mantap Usaha Pipa Gading Tiruan, Bisa Pilih Rasa Sesuai Selera |
|
|---|
| Heri Black Irit Bicara Seusai Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Bea Cukai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Rabu-20-Mei-2026.jpg)