Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Uang Palsu

Pria Asal Jateng Diduga Manfaatkan Nenek-nenek Edarkan Uang Palsu

Dugaan itu mencuat seteal seorang wanita berinisial T (65) ditangkap karena menggunakan uang palsu saat berbelanja di Pasar Ujung Berung.

Penulis: Val | Editor: rival al manaf
tribunjateng/dok
ilustrasi uang palsu 

TRIBUNJATENG.COM - Pria asal Jawa Tengah diduga memanfaatkan nenek-nenek untuk mengedarkan uang palsu.

Dugaan itu mencuat seteal seorang wanita berinisial T (65) ditangkap karena menggunakan uang palsu saat berbelanja di Pasar Ujung Berung, Kota Bandung, Kamis (27/11/2025).

Peristiwa itu terekam dalam video yang beredar di media sosial, memperlihatkan warga mengepung dan mengamankan T setelah mencurigai uang yang digunakannya.

Baca juga: Lansia Ditawari Beli Uang Palsu Rp 100.000 Seharga Rp 50.000, Manut Saja

Baca juga: Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Demak, Tangkap 4 Pelaku, Sasaran Pedagang Lansia

 Kapolsek Ujung Berung, Kompol Dadang Garnadi, membenarkan kejadian tersebut.

T diamankan warga bersama bhabinkamtibmas, lalu dibawa ke Polsek Ujung Berung untuk dimintai keterangan.

Dari pemeriksaan, T mengaku mendapat sejumlah uang palsu pecahan Rp 50.000 dari seorang pria asal Jawa Tengah yang ditemuinya di Stasiun Banjar, Jawa Barat.

T mengenal pria itu dari teman almarhum suaminya.

"Dari hasil pemeriksaan, ibu T ini mengenal mas K dari teman almarhum suaminya, katanya di telepon untuk ketemuan di Stasiun Banjar.

Ibu ini mengaku dua kali bertemu orang itu, terus menyerahkan beberapa lembar uang palsu pecahan Rp 50.000," jelas Dadang saat dihubungi, Kamis (27/11/2025).

Setelah menerima uang palsu itu, T berangkat dari rumahnya di Ciamis menuju Bandung untuk berbelanja.

"Ibu T ini tinggal di wilayah Ciamis, sengaja naik bus ke Bandung, turun di Cileunyi kemudian naik angkot ke Pasar Ujung Berung," katanya.

Aksi T cepat terungkap oleh pedagang di pasar. Namun pedagang enggan membuat laporan karena merasa iba dengan kondisi T yang sudah lanjut usia.

"Pedagang ini tak ingin membuat laporan karena kondisi si ibu yang sudah sepuh, mereka akhirnya memaafkan," ujar Dadang.

Pada Rabu siang, keluarga T datang dari Banjar untuk menjemputnya di Polsek Ujung Berung.

Pihak keluarga dan pedagang kemudian membuat pernyataan untuk tidak memperpanjang permasalahan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved