Berita Regional
22 Luka yang Bicara: Menguak Tabir Dendam Membara di Balik Tragedi Rumah Mewah Cilegon
Motif dendam diduga kuat menjadi alasan di balik kasus pembunuhan di rumah mewah Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kota Cilegon, Banten.
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
Emosi Pelaku Meledak
Staf Ahli Kapolri, Hermawan Sulistyo menilai polisi seharusnya tidak sulit mengungkap kasus pembunuhan itu.
Hermawan menuturkan polisi dapat menelusuri apakah terdapat kaitan antara profesi ayah korban yang berstatus politisi dan pengusaha dengan kematian putranya.
Termasuk, kata Hermawan, rekan-rekan korban harus diselidiki.
"Jadi ini cara bekerjanya kan semua misalnya ada 10 orang dari lingkungan profesional ayahnya. Lalu teman-teman korban juga tidak boleh dikecualikan. Jadi teman-teman korban harus ditelusuri, diselidiki," ujar Hermawan dikutip dari Youtube Kompas TV.
Hermawan juga mengungkit dugaan dendam di balik insiden pembunuhan tersebut. Terlebih, korban ditusuk berkali-kali oleh pelaku.
"Dari awal kita sudah lihat ini ditusuk berkali-kali itu pasti emosi pelakunya tuh meledak gitu," kata Hermawan.
"Kalau dia dendam diculik dibunuhnya di luar, bisa yang jauh dari rumahnya, tidak di dalam rumahnya. Sehingga saya yakin polisi bisa membongkar ini hanya masalahnya dia butuh waktu," imbuh Hermawan.
Respons PKS
Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi PKS Nurul Amalia mengaku belum bisa menyampaikan secara mendetail mengenai kronologi kasus tersebut.
"Jadi selama ini juga pihak kepolisian belum menyampaikan ya motifnya dan lain-lain. Jadi saya pikir saya belum bisa menyampaikan terkait fakta-fakta itu," katanya.
Loker Kenangan
Jurnalis Tribunnews.com, Ibriza Fastiifhami, mendatangi sekolah SD Islam Al-Azhar 40 Kota Cilegon, Banten pada Kamis (18/12/2025).
Suasana duka masih terasa kuat, terutama di ruang kelas tempat A terakhir mengikuti kegiatan belajar.
Sebuah loker berwarna merah di lantai dua SD kini menjadi penanda sunyi kepergian A.
Dua hari setelah peristiwa tragis itu, barang-barang pribadinya masih tertinggal rapi di sekolah, tak tersentuh, menjadi jejak terakhir A di bangku kelas IV.
| Kisah Tragis Sari Ibu Dua Anak Meninggal Usai Diserang Kucing Liar |
|
|---|
| Widya ASN Korban Jambret Meninggal Setelah Koma Empat Hari |
|
|---|
| Serahkan Diri ke Polisi, R Mengaku Bunuh Istri dan Buang Jasad ke Saluran Air karena Cemburu |
|
|---|
| Kronologi Bocah 9 Tahun Tewas Saat Memancing, Diduga Diserang Anjing Pemburu |
|
|---|
| Kopda RI Ngaku Tak Tahu Korban Penganiayaan Debt Collector Ternyata Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251221_Perampokan-rumah-petinggi-PKS-di-Cilegon_1.jpg)