Harga BBM Naik
Mengenal Teknologi Dual Mode yang Disebut Bisa Jadi Solusi saat Harga BBM Naik
Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi biaya kepemilikan kendaraan di Indonesia.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi biaya kepemilikan kendaraan di Indonesia.
Di tengah kondisi tersebut, teknologi Dual Mode atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) mulai dilirik sebagai alternatif bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan lebih hemat tanpa harus sepenuhnya beralih ke mobil listrik.
Dual Mode merupakan teknologi yang menggabungkan motor listrik, baterai berkapasitas besar, dan mesin bensin dalam satu kendaraan.
Berbeda dengan mobil hybrid konvensional, baterai pada Dual Mode PHEV dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal sehingga penggunaan tenaga listrik menjadi lebih dominan.
Baca juga: Sosok Rafif, Siswa SMK NU Miftahul Falah Kudus yang Tolak Makan Bergizi Gratis demi Guru Honorer
Baca juga: Dari Barang Bekas hingga Ikon Kota, Pasar Maling Semarang Kini Bangkit Lewat New PM
Head of Product PT BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata, mengatakan kehadiran PHEV menjadi jembatan bagi masyarakat yang ingin masuk ke era elektrifikasi namun masih memiliki kekhawatiran terhadap infrastruktur pengisian daya maupun jarak tempuh kendaraan listrik murni.
"Bahasa sederhananya, kendaraan PHEV bisa dicas dan bisa diisi bensin. Jadi pengguna mendapatkan fleksibilitas lebih tinggi tanpa perlu khawatir jika belum menemukan stasiun pengisian daya," ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Bobby, hingga saat ini kendaraan berbahan bakar bensin atau Internal Combustion Engine (ICE) masih mendominasi pasar otomotif nasional.
Untuk di Jawa Tengah sendiri kendaraan model ICE mencakup 80,3 persen sedangkan di Semarang sekira 75,5 % .
Namun di sisi lain, biaya operasional kendaraan konvensional sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga BBM yang sulit diprediksi.
Kondisi tersebut membuat konsumen mulai mencari kendaraan yang lebih efisien.
Salah satu pilihan yang muncul adalah PHEV karena mampu memanfaatkan energi listrik untuk sebagian besar aktivitas berkendara sehari-hari.
"PHEV hadir sebagai opsi. Bagi masyarakat yang belum siap langsung menggunakan kendaraan listrik murni, teknologi ini bisa menjadi langkah awal menuju elektrifikasi," katanya.
Secara teknis, kendaraan PHEV lebih banyak menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama.
Mesin bensin hanya berfungsi sebagai pendukung saat dibutuhkan tenaga tambahan atau ketika daya baterai menurun.
Pada kecepatan rendah hingga aktivitas harian di perkotaan, kendaraan dapat berjalan menggunakan tenaga listrik.
| Daftar Harga BBM Terbaru 1 Agustus 2023, Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 14.400 per Liter |
|
|---|
| Antrean Motor Isi BBM Subsidi Pertalite di SPBU Dibubarkan Polisi, Penyebabnya Terungkap |
|
|---|
| Harga BBM Naik, Pemerintah Siapkan Subsidi Transportasi, Pengusaha Angkutan Barang Beri Tanggapan |
|
|---|
| Kenangan Warga Kota Semarang Terkait Harga BBM, Ilham : Bensin Pernah Rp 550 Per Liter |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Mulai Hari Ini, Berikut Harga Terbarunya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260617_ILUSTRASI-Dual-Mode-Technology-DM-milik-BYD.jpg)