Libur Nataru
Daftar Lokasi Rawan Macet di Wilayah Kabupaten Tegal Saat Libur Nataru
Kepadatan arus lalu lintas biasanya terjadi terutama saat momen tertentu seperti libur panjang Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kepadatan arus lalu lintas biasanya terjadi terutama saat momen tertentu seperti libur panjang Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Hal itu biasanya juga terjadi di wilayah Kabupaten Tegal ketika momen libur dalam rangka Nataru.
Sesuai keterangan yang disampaikan Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Tegal AKP Suyanto, titik rawan kepadatan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Tegal biasanya terjadi di jalur menuju tempat wisata.
Adapun jalur wisata yang biasanya terjadi kepadatan arus lalu lintas ketika libur panjang yakni DTW Guci.
Baca juga: Kepala LPPM UPS Tegal: Kondisi Pesisir Belum Beres dan Perlu Langkah Serius
Baca juga: Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Demak Mulai Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 70 Ribu per Kg
Biasanya lalu lintas padat dari pertigaan Yomani sampai DTW Guci sehingga menjadi prioritas utama pengamanan.
Hal itu disampaikan AKP Suyanto saat ditemui wartawan di lingkungan Pemkab Tegal, pada Selasa (9/12/2025).
"Titik rawan kedua yakni di wilayah Klonengan Kecamatan Margasari. Di lokasi tersebut bukan hanya rawan kepadatan arus lalu lintas tapi juga rawan banjir saat musim hujan terutama di terowongan. Selain itu di jalur arah Klonengan juga sedang ada perbaikan jalan yang belum maksimal," jelas AKP Suyanto, pada Tribunjateng.com.
Terkait perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Margasari arah Klonengan, menurut AKP Suyanto, ditargetkan saat pelaksanaan Operasi Lilin Candi perbaikan jalan sudah selesai sehingga tidak menganggu kelancaran lalu lintas.
Mengenai pemberlakuan buka tutup akses jalan khususnya di Klonengan, dikatakan AKP Suyanto bergantung situasi yang terjadi saat itu.
Ketika diperlukan buka tutup akses jalan, maka pihaknya siap memberlakukan.
"Tapi ketika dirasa arus lalu lintas masih lancar atau normal maka tidak perlu memberlakukan buka tutup akses jalan. Intinya nanti bergantung situasi di lokasi," ujar AKP Suyanto.
AKP Suyanto menambahkan, Personel yang disiagakan selama Operasi Lilin Candi sebanyak 342 personel semuanya dari Polres Tegal.
Nantinya juga ada BKO dari Brimob di tiap Pos Pelayanan atau Pos Yan jalur tol biasanya 10 personel masing-masing pos.
Tapi sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut apakah jumlah personel tetap sama atau tidak.
"Nantinya juga ada petugas tambahan dari Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal," pungkasnya. (dta)
| Wisatawan di Batang Pilih Liburan Hemat Demi Menyambut Lebaran |
|
|---|
| Arus Kendaraan Tol Jateng Melonjak, Mayoritas Menuju ke Solo dan Yogyakarta |
|
|---|
| Ada Pertunjukan Sirkus Rusia Gratis di Semarang saat Libur Nataru, Cek Lokasi dan Tanggalnya |
|
|---|
| KAI Daop 4 Semarang Pastikan Ratusan Sarana Siap Layani Libur Nataru 2025 |
|
|---|
| Ini Syarat Diskon Tarif Tol Semarang Jakarta, Potongan Tarif Sampai Rp 88 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ATUR-KEPADATAN-PENGUNJUNG-Seorang-Satgas-Objek-Wisata-Guci-Kabupat.jpg)