Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

144 Peserta BLK Pekalongan Ikuti Uji Kompetensi Nasional BNSP

144 peserta pelatihan BLK Kota Pekalongan ikuti Uji Kompetensi (UJK) berstandar nasional dari BNSP pada Senin (3/11/2025).

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
PEMKOT PEKALONGAN
TES UJK BNSP - 144 peserta pelatihan BLK Kota Pekalongan mengikuti Uji Kompetensi berstandar nasional dari BNSP, Senin (3/11/2025) di Aula BLK setempat. Uji kompetensi ini menjadi langkah penting untuk memastikan peserta memiliki kemampuan yang sesuai standar industri dan dunia kerja. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - 144 peserta pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan mengikuti Uji Kompetensi (UJK) berstandar nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Senin (3/11/2025).

Kegiatan yang digelar di Gedung BLK tersebut menjadi tahapan akhir bagi peserta program pelatihan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahap II.

Kepala BLK Kota Pekalongan, Helmy Hendarsyah mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi menjadi langkah penting untuk memastikan peserta memiliki kemampuan yang sesuai standar industri dan dunia kerja.

Baca juga: Pemkot Pekalongan Luncurkan Program Ceting Bambu: Gotong Royong Lawan Stunting

Baca juga: Wawalkot Pekalongan Balgis Diab: SPPG Dilarang Potong Honor Relawan

"Uji kompetensi kali ini mencakup sembilan program kejuruan yaitu pembuatan kue dan roti, listrik otomasi (PLC), service handphone, barista, menjahit, make up artist (MUA), perbengkelan sepeda motor dan mobil, serta Practical Office Advance (POA)," terangnya.

Helmy menjelaskan, setiap kejuruan diikuti 16 peserta. Proses uji kompetensi dilakukan dalam beberapa tahapan mulai dari tes teori, praktik langsung, hingga wawancara, dengan pengawasan ketat dari asesor bersertifikat.

"Hasil dari uji ini akan menentukan apakah peserta dinyatakan kompeten atau belum kompeten. Penilaian asesor menjadi dasar penerbitan sertifikat oleh BNSP," jelasnya.

Selain berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, BLK Pekalongan juga terus memperluas jejaring kerja sama dengan dunia industri agar para lulusan memiliki peluang kerja lebih besar.

"Saat ini kami sudah bekerja sama dengan 19 perusahaan di Kota Pekalongan dan sekitarnya. Peserta pelatihan tahap I bahkan sedang menjalani On the Job Training di perusahaan-perusahaan tersebut," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BBPVP Semarang, Mifathu Imal Hakim yang bertugas sebagai asesor pada uji kompetensi program Practical Office Advance (POA), menilai kemampuan peserta BLK Pekalongan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Baca juga: Petugas Gabungan Sidak Pasar Banjarsari Pekalongan: Tertibkan Pedagang Nakal

Baca juga: Satlantas Polres Pekalongan Tebar Kebaikan Lewat Program Jumat Berkah

"UJK kali ini terdiri dari sembilan paket keahlian dengan dua aspek penilaian utama, yaitu pengetahuan dan keterampilan."

"Untuk jurusan POA, kami menilai kemampuan peserta dalam mengoperasikan dan memanfaatkan aplikasi Excel secara profesional," ungkapnya.

Menurut Mifathu, secara umum peserta BLK Pekalongan menunjukkan kualitas yang baik dan layak bersaing di dunia kerja.

"Secara umum kemampuan mereka sudah cukup baik. Para instruktur BLK Pekalongan juga kompeten dan tersertifikasi, sehingga kualitas pelatihannya terjaga," katanya.

Setelah uji kompetensi selesai, peserta akan menunggu hasil rekomendasi dari asesor dan proses sidang pleno oleh BNSP.

"Bagi peserta yang dinyatakan kompeten, sertifikat resmi akan diterbitkan setelah pleno. Biasanya proses penerbitan memakan waktu sekitar satu bulan," jelas Mifathu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved