UIN SAIZU Purwokerto
668 Mahasiswa UIN Saizu Diwisuda, Rektor Tekankan Peran Alumni Pencerah Masyarakat
668 Mahasiswa UIN Saizu Diwisuda, Rektor Tekankan Peran Alumni Pencerah Masyarakat
TRIBUNJATENG.COM - Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Wisuda Sarjana Angkatan ke-67 di Auditorium UIN Saizu, pada Rabu (3/9/2025).
Prosesi akademik ini menjadi momen bersejarah bagi 668 wisudawan dari tiga fakultas. Antara lain Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 422 lulusan, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) 77 lulusan, serta Fakultas Syariah 169 lulusan.
Kegiatan wisuda ini merupakan bagian dari rangkaian wisuda ganda yang digelar pada Bulan September 2025. Sehari setelahnya, pada Kamis (4/9/2025), UIN Saizu akan kembali menggelar Wisuda Sarjana Angkatan ke-68.
Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito, menyebutkan bahwa rata-rata masa studi para wisudawan periode ke-67 adalah 4 tahun 4 bulan, dengan IPK rata-rata 3,63.
Wisudawan terbaik tingkat universitas diraih oleh Anteng Fuzi Rahayu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
dengan IPK 3,95.
Selain penghargaan wisudawan terbaik tingkat universitas, penghargaan khusus juga diberikan untuk wisudawan terbaik di tingkat fakultas, program studi, serta wisudawan dengan prestasi hafalan Al-Qur’an mulai dari 10 juz hingga 30 juz.
Sambutan Rektor: Sarjana UIN Saizu Harus Jadi Pencerah Masyarakat
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan dalam sambutannya menekankan pentingnya rasa syukur atas pencapaian yang diraih para wisudawan. Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab baru di masyarakat.
“Predikat sarjana berarti Anda telah menyelesaikan satu proses tafakkur. Setelah ini, tugas pokok Anda adalah menjadi pencerah, pembimbing, dan pendidik bagi masyarakat," ujarnya.
Pihaknya meminta pada wisudawan-wisudawati dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan bermasyarakat. "Jadilah pribadi yang aktif, sebagaimana spirit yang dicontohkan Rasulullah,” pesan Prof. Ridwan.
Ia juga menegaskan bahwa lulusan UIN Saizu harus tampil berbeda dibanding lulusan universitas lain, dengan membawa profil khas sebagai alumni perguruan tinggi Islam yang mengusung visi Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Profiling lulusan UIN harus berbeda. Tampilkan citra diri alumni UIN di masyarakat sebagai alumni yang distintif, yang membawa misi dakwah rahmat bagi seluruh alam. Kami percaya Anda mampu mewujudkannya,” tambahnya.
Sejak pukul 07.00 WIB, para wisudawan sudah berbaris rapi di depan Perpustakaan UIN Saizu sebelum beriringan menuju Auditorium. Prosesi berlangsung khidmat hingga pukul 11.30 WIB, dihadiri ribuan keluarga wisudawan yang memadati lingkungan kampus.
Wisuda periode ke-67 ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para lulusan, tetapi juga awal pengabdian mereka untuk masyarakat, bangsa, dan agama.
| SABUDAYA Resmi Dibentuk, Kebangkitan Sastra dan Budaya Mahasiswa UIN Saizu Dimulai |
|
|---|
| Kembangkan Aplikasi Spiritual Care, Aris Fitriyani Menjadi Doktor Ke-87 Pascasarjana UIN Saizu |
|
|---|
| Menteri Agama Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Aman bagi Anak, Kekerasan Tak Boleh Ditoleransi |
|
|---|
| Hadirkan Dewan Pengawas BLU, UIN Saizu Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Optimalisasi Layanan Kampus |
|
|---|
| Prof Ridwan: UIN Saizu Tidak Bisa Lepas dari Peran Media |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250902-UINSAIZU-WISUDA.jpg)