Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pendidikan

Unnes–Udinus Bantu UKM Bandeng Semarang, Targetkan Ekspor Produk Olahan

Unnes dan Udinus melakukan diseminasi kegiatan dengan melibatkan mitra sasaran produsen ikan bandeng di Kota Semarang

Tayang:
Istimewa
Tim Unnes saat menunjukkan produk olahan ikan bandeng di Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) bersama Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melakukan diseminasi kegiatan dengan melibatkan mitra sasaran produsen ikan bandeng di Kota Semarang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) Tahun 2025, yang memasuki tahun ketiga sejak dimulai pada 2023.

Ikan bandeng dikenal sebagai salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi.

Selain kaya kandungan nutrisi seperti Omega 3, vitamin B, dan asam lemak, ikan bandeng juga menjadi primadona lauk pauk masyarakat.

Di Kota Semarang, bandeng bahkan menjadi ikon kuliner sekaligus oleh-oleh khas, yang diolah menjadi bandeng presto, pepes bandeng, maupun tahu bakso.

Dengan lahan budidaya sekitar 139,40 hektare, Semarang memiliki potensi besar untuk memenuhi permintaan pasar yang mencapai 600 ton per tahun. Namun, produsen lokal masih menghadapi berbagai kendala, terutama dari sisi kapasitas produksi dan pemasaran.

Mitra sasaran dalam program PM-UPUD ini adalah CV New Citra dan UD Putri Laut, dua UKM pengolahan ikan bandeng di Kota Semarang. Ketua tim program, Drs. Sunyoto, M.Si., didampingi tiga anggota yakni Prof. Dr. P. Eko Prasetyo, S.E., M.Si.; Juli Ratnawati, S.E., M.Si.; dan Danang Dwi Saputro, S.T., M.T. memimpin pelaksanaan dengan judul “Inovasi Teknologi Pengolahan dan Pemasaran Produk Olahan Ikan di Kota Semarang untuk Perluasan Pasar Nasional dan Global”.

"Sejumlah hambatan masih dialami pelaku UKM, di antaranya keterbatasan panci presto untuk produksi, alat penunjang seperti loyang dan kemasan aluminium foil yang minim, serta kemampuan ekspansi pasar dan pemasaran digital yang belum optimal," kata Drs. Sunyoto kepada tribunjateng.com, Sabtu (4/10/2025) pagi.

Melalui PM-UPUD 2025, tim pelaksana tidak hanya memberikan diseminasi kegiatan, namun juga dukungan peralatan produksi melalui Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa oven pengering, mesin pemisah duri, hingga panci presto.

Program ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat; Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia.

Selain peningkatan teknologi, pada tahun ketiga ini fokus program diarahkan pada pendampingan ekspansi pasar global.

"Tim melakukan penyuluhan, bimbingan teknis ekspor, hingga mengikutsertakan mitra dalam berbagai pameran nasional. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan produk olahan bandeng Semarang ke pasar internasional," tandas Sunyoto. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved