UIN SAIZU Purwokerto
MPI UIN Saizu Gencarkan Digitalisasi TPQ: Wujudkan Tata Kelola Religius yang Profesional
Prodi MPI FTIK UIN Saizu dorong 23 TPQ di Purwokerto Selatan menuju tata kelola modern berbasis digital dan berstandar pendidikan Islam
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN Saizu) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat lembaga pendidikan Islam di masyarakat.
Melalui kegiatan “Penguatan dan Standarisasi Tata Kelola Administrasi TPQ”, Prodi MPI FTIK UIN Saizu Purwokerto mengajak 23 TPQ di wilayah Purwokerto Selatan untuk bertransformasi menuju sistem administrasi yang tertib, efisien, dan modern.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Birru, Kelurahan Teluk, Purwokerto Selatan, dan menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang secara rutin dijalankan oleh Prodi MPI FTIK UIN Saizu.
Pelatihan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Prodi MPI FTIK UIN Saizu Purwokerto, Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Banyumas, dan Badko LPQ Kecamatan Purwokerto Selatan.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi MPI, Dr. Sutrimo Purnomo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal menuju tata kelola TPQ yang profesional dan berstandar manajemen pendidikan Islam.
“Kami ingin membantu TPQ agar memiliki sistem administrasi yang tertib, terstandar, dan mudah diterapkan. Dengan administrasi yang baik, lembaga TPQ akan semakin kredibel di mata masyarakat,” ujarnya.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada praktik langsung. Para peserta dibimbing untuk memahami: penyusunan dokumen administrasi pembelajaran, pengelolaan data santri dan ustaz, administrasi keuangan sederhana, dan sistem pengarsipan dokumen lembaga.
Selain itu, peserta diberikan panduan tentang mekanisme pelaporan dan perencanaan program TPQ agar setiap lembaga memiliki arah pengembangan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan.
Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Fauzi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, inisiatif ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi penguatan lembaga pendidikan Al-Qur’an. TPQ adalah fondasi pendidikan karakter umat, sehingga perlu dikelola dengan sistem yang baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prof. Fauzi menekankan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan visi FTIK UIN Saizu, yaitu melahirkan lulusan yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan pendidikan Islam.
“Saya berharap mahasiswa MPI tidak hanya paham teori, tetapi juga terjun langsung di lapangan melalui kegiatan pendampingan seperti ini,” tambahnya.
Tidak berhenti pada satu kali pertemuan, Prodi MPI FTIK UIN Saizu telah menyiapkan program pendampingan berkelanjutan (continuous mentoring) bersama Badko LPQ Kecamatan Purwokerto Selatan.
Mahasiswa MPI akan turun langsung ke lapangan, mendampingi setiap TPQ untuk menerapkan sistem administrasi yang telah disosialisasikan.
Pendampingan ini mencakup: penyusunan dokumen kelembagaan, pencatatan dan pelaporan keuangan, pembuatan database santri, serta pengembangan inovasi administrasi berbasis digital sederhana.
Langkah ini diharapkan dapat membantu TPQ beradaptasi dengan kebutuhan zaman sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan lembaga.
Ketua Badko LPQ Kabupaten Banyumas menyambut baik kolaborasi ini.
Menurutnya, banyak TPQ kini mulai memahami pentingnya administrasi yang rapi dan sistematis.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Sebelumnya banyak TPQ yang belum memiliki sistem administrasi yang baik. Sekarang mereka mulai memahami pentingnya tata kelola yang tertib dan transparan,” ujarnya.
Melalui kegiatan Penguatan dan Standarisasi Tata Kelola Administrasi TPQ, Prodi MPI FTIK UIN Saizu Purwokerto berharap lahir lembaga pendidikan Al-Qur’an yang: profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memenuhi standar administrasi yang baik.
Kolaborasi antara kampus, masyarakat, dan lembaga keagamaan ini diharapkan menjadikan LPQ Purwokerto Selatan sebagai model pengelolaan TPQ unggul dan berdaya saing regional. (***)
| UIN Saizu Perkuat Skill Translation Mahasiswa lewat Kuliah Tamu Pakar Penerjemahan |
|
|---|
| Pendaftar UM-PTKIN 2026 Tembus 60 Ribu, Seleksi Dipastikan Transparan |
|
|---|
| FEBI UIN Saizu Perkuat Integritas dan Sistem Pengaduan melalui FGD Penyusunan WBS |
|
|---|
| Mengukir Prestasi di XIINERGY 2026, Dua Mahasiswa UIN Saizu dan Anggota Sabudaya Raih Juara |
|
|---|
| Memperkokoh Tridharma, UIN Saizu Akselerasi Pusat Unggulan Iptek dan Perkuat Marwah Riset Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251020-mpi-uinsaizu.jpg)