Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Pendaftar UM-PTKIN 2026 Tembus 60 Ribu, Seleksi Dipastikan Transparan

Pendaftar UM-PTKIN 2026 capai 60 ribu peserta, panitia pastikan seleksi berjalan transparan dan berkualitas.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Pendaftar UM-PTKIN 2026 capai 60 ribu peserta, panitia pastikan seleksi berjalan transparan dan berkualitas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) mencatat jumlah pendaftar Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 telah menembus angka 60 ribu peserta. 

Jumlah tersebut mendekati total daya tampung nasional yang mencapai sekitar 80 ribu kursi.

Data itu disampaikan dalam konferensi pers PMB PTKIN 2026 yang digelar di The Grand Platinum, Jakarta, Rabu (13/5/2026), dan dihadiri para pimpinan PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Abd Aziz, mengatakan proses pendaftaran masih terus berlangsung hingga 30 Mei 2026.

Ia memperkirakan jumlah pendaftar akan terus bertambah dalam beberapa pekan ke depan.

“Kami masih memiliki waktu sekitar 17 hari. Penambahan pendaftar terus terjadi setiap hari. Kemungkinan masih banyak siswa yang menunggu hasil pengumuman SNBT,” ujar Prof. Abd Aziz kepada media.

Dalam konferensi pers tersebut, panitia juga menyoroti upaya peningkatan minat calon mahasiswa terhadap program studi keagamaan yang selama ini tergolong minim peminat, seperti Akidah dan Filsafat Islam serta Ilmu Hadis.

Prof. Abd Aziz menegaskan program studi tersebut merupakan identitas utama PTKIN yang harus tetap dipertahankan keberadaannya.

“Program studi ini adalah ruh PTKIN sehingga tidak boleh hilang. Karena itu kami memberikan berbagai dukungan, termasuk beasiswa khusus bagi mahasiswa yang memilih prodi langka peminat,” katanya.

Menurutnya, dukungan beasiswa tersebut berasal dari program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) maupun bantuan internal kampus masing-masing PTKIN.

Koordinator Penjamin Mutu PMB PTKIN, Prof. Zulfahmi Alwi memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan dengan standar mutu yang ketat.

Ia menyebut Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang digunakan telah melewati proses validasi secara menyeluruh.

“Tugas kami memastikan standar mutu dari hulu hingga hilir terpenuhi. Kami melakukan sinkronisasi antara tim penyusun soal dan tim sistem agar ujian berjalan objektif,” ujar Prof. Zulfahmi.

Ia juga menegaskan pengawasan dilakukan secara ketat di setiap lokasi ujian guna menjaga integritas pelaksanaan seleksi nasional tersebut.

“Penjaminan mutu juga mencakup pengawasan terhadap integritas pelaksana di setiap titik ujian,” tambahnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved