UNIMMA
FAI UNIMMA Gelar Kajian Pentingnya Keikhlasan dalam Menguatkan Institusi
Fakultas Agama Islam UNIMMA menyelenggarakan Kajian Keluarga Besar FAI dengan tema “Silaturahmi Pembuka Rezeki, Penguat Usia Institusi”.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan Kajian Keluarga Besar FAI dengan tema “Silaturahmi Pembuka Rezeki, Penguat Usia Institusi”.
Acara dilaksanakan pada Kamis (11/12/2025) di Gedung FAI Kampus 2 UNIMMA diikuti dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa FAI.
Eko Kurniasih Pratiwi, S.E.I., M.S.I, Dekan FAI UNIMMA, dalam sambutannya menegaskan bahwa kajian tersebut menjadi pembuka rangkaian kajian rutin yang akan digelar secara periodik.
Hal ini sejalan dengan amanat universitas untuk terus menajamkan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di lingkungan kampus.
“Kegiatan ini menjadi forum kebersamaan keluarga besar FAI. Harapannya, sinergi dan rasa kekeluargaan semakin kuat,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ustadz Seneng Widodo, S.Pd.I sebagai narasumber.
Ia memberikan pencerahan mengenai konsep rezeki dan keberkahan institusi dengan mengajak peserta untuk memperluas cara pandang terhadap rezeki, tidak hanya sebatas materi.
“Rezeki itu cakupannya luas, bukan hanya uang. Kesehatan, pasangan, keturunan, hingga panca indera adalah rezeki. Namun, rezeki yang paling mahal adalah iman dan ilmu agama, karena Allah hanya memberikannya kepada hamba yang Dia cintai,” tuturnya.
Ustadz Seneng juga memaparkan sejumlah kunci pembuka rezeki yang selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung di FAI UNIMMA, seperti berdoa, mempererat silaturahmi terutama dengan keluarga, bersedekah, bersyukur, serta memperbanyak istighfar.
Selain itu, ia menyoroti faktor penting yang memengaruhi panjangnya usia sebuah lembaga pendidikan.
Menurutnya, institusi yang bertahan lama dan membawa keberkahan adalah yang dibangun di atas keikhlasan.
“Lembaga yang berkah adalah yang didasari niat ikhlas mencari ridho Allah. Selain itu, kualitas mengajar adalah harga mati. Seorang pendidik tidak boleh berhenti belajar, mereka harus terus meningkatkan kompetensinya,” tegasnya.
Adapun nilai-nilai tersebut sejalan dengan komitmen UNIMMA untuk meneguhkan perannya sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritualitas sivitas akademika. (***)
| Bekali Anggota Hadapi Situasi Kritis, UKM Disaster UNIMMA Adakan Pelatihan CPR |
|
|---|
| Kupas Strategi Kelola Kelas di Tengah Keberagaman Siswa, FKIP UNIMMA Gelar Webinar Pendidikan |
|
|---|
| Belajar dari Alam, Tanam Pohon Jadi Aksi Nyata Racana UNIMMA |
|
|---|
| PAKARTI Series Digelar di UNIMMA, Bahas Strategi Peningkatan Dosen S3 di Perguruan Tinggi |
|
|---|
| Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA Perkuat Jejaring Global melalui Kolaborasi ASPIKOM dan ACWA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251112_UNIMMA12111.jpg)