Berita Pendidikan
Alumni Ilmu Pemerintahan Undip Semarang Turun Langsung Hadapi Krisis Pesisir Pekalongan
DPP Ikatan Alumni Ilmu Pemerintahan (IKA ILPEM) FISIP Universitas Diponegoro periode 2025–2030 dikukuhkan di Aula Sekretariat Daerah Kab Pekalongan
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN — Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni Ilmu Pemerintahan (IKA ILPEM) FISIP Universitas Diponegoro periode 2025–2030 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Sabtu (31/1/2026), menjadi lebih dari sekadar agenda organisasi.
Rangkaian kegiatan yang digelar menunjukkan bagaimana konsolidasi alumni dapat menjelma menjadi ruang produksi gagasan sekaligus aksi nyata untuk menjawab persoalan publik, khususnya krisis kawasan pesisir.
Mengusung tema besar “Menanam Harapan, Memperkokoh Dedikasi, dan Meneguhkan Marwah Alumni Ilmu Pemerintahan”, pengukuhan ini dirancang sebagai satu kesatuan antara forum akademik, penguatan kelembagaan alumni, dan pengabdian langsung kepada masyarakat.
Pendekatan ini menegaskan bahwa ilmu pemerintahan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir dalam praktik kebijakan dan kerja sosial di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Nasional bertema “Strategi Adaptasi Perubahan Iklim dan Intervensi Sosial: Transformasi Kawasan Pesisir Pekalongan yang Tangguh dan Inklusif”.
Seminar ini menghadirkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Endi Faiz Efendi serta Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Undip Aniello Iannone, dengan diskusi dipandu oleh Bangkit Aditya Wiryawan.
Dalam paparannya, isu perubahan iklim diposisikan bukan semata sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan tata kelola, kebijakan publik, dan keadilan sosial.
Kawasan pesisir Pekalongan yang menghadapi ancaman rob, abrasi, dan penurunan kualitas hidup warga menjadi contoh nyata bagaimana dampak perubahan iklim berkelindan dengan kerentanan sosial.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar, dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan bahwa tema seminar sangat relevan dengan kondisi daerah.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Pekalongan masih berada dalam status tanggap darurat bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
“Wilayah kami memiliki karakter lengkap, dari atas, tengah, hingga pesisir. Tantangan terbesar hari ini adalah bagaimana pemerintah daerah beradaptasi terhadap perubahan iklim, terutama di kawasan pesisir yang terdampak langsung rob dan abrasi. Kehadiran alumni dan akademisi menjadi sangat penting,” ujarnya.
Seusai seminar, agenda dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan pengurus DPP IKA ILPEM FISIP UNDIP 2025–2030.
Pembacaan Surat Keputusan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PP IKA FISIP UNDIP Eko Prasetyo Nugroho, dilanjutkan pembacaan ikrar pengurus yang dipandu Ketua Umum PP IKA FISIP UNDIP Yogi Arief Nugraha.
Prosesi ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Yogi Arief Nugraha dan Ketua DPP IKA ILPEM terpilih Dhoni Widianto serta penyerahan program kerja lima tahunan.
Ketua DPP IKA ILPEM FISIP UNDIP Dhoni Widianto menegaskan alumni Ilmu Pemerintahan memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dalam penyelesaian persoalan publik.
| SPMB SMAN 1 Batang Mulai Dipadati Pendaftar, Salah Upload Berkas Jadi Kendala Utama |
|
|---|
| Cara Efektif Mengajarkan Pendidikan Anti-Korupsi di Rumah dan Sekolah |
|
|---|
| Implementasi Kerja Sama Internasional, UNIMMA Bahas Cyberbullying dengan Batangas State University |
|
|---|
| Anak Jatuh Jangan Langsung Panik! Begini Seharusnya Reaksi Orang Tua yang Benar |
|
|---|
| Calon Tunggal Rektor UPGRIS Paparkan Visi Berkelanjutan, Siapkan Lompatan Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260202_ilpem.jpg)