Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Pesan Wakil Rektor I UIN Saizu: Ramadan Momentum Penguatan Spiritual

Wakil Rektor I UIN Saizu Prof. Suwito ajak sivitas jadikan Ramadan momentum penguatan spiritual dan pengendalian diri.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Wakil Rektor I UIN Saizu Prof. Suwito ajak sivitas jadikan Ramadan momentum penguatan spiritual dan pengendalian diri. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Wakil Rektor I Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Suwito menegaskan bahwa Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi ini, menjadi momentum strategis untuk memperkuat dimensi spiritual manusia.

Hal tersebut disampaikan dalam Program Lentera Ramadan UIN Saizu Purwokerto yang tayang di Kanal YouTube resmi kampus.

Dalam kesempatan itu, Prof. Suwito mengajak umat Islam memahami hakikat manusia sebagai makhluk yang memiliki dua dimensi, yakni fisik dan batiniah.

Dalam penyampaiannya, Prof. Suwito menjelaskan bahwa manusia membutuhkan asupan yang seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani.

Secara fisik, manusia memerlukan makanan dan minuman yang cukup agar tetap sehat.

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan gangguan kesehatan, bahkan berujung pada kondisi serius seperti stunting dan busung lapar pada anak.

“Kalau kelaparan itu berbahaya, bisa pingsan, bisa sakit, dan bisa mati. Kekurangan gizi juga berdampak pada pertumbuhan fisik,” ujarnya.

Namun, ia menekankan bahwa selain kebutuhan fisik, manusia juga membutuhkan “makanan spiritual”.

Jika tubuh memerlukan nutrisi, maka batin membutuhkan kedekatan dengan Allah SWT melalui ibadah.

Prof. Suwito mengibaratkan lemahnya aspek rohani sebagai “stunting spiritual”.

Kondisi tersebut, dapat membuat manusia kehilangan arah dan jati dirinya sebagai makhluk yang dimuliakan.

“Jika kurang asupan spiritual, manusia bisa menjadi lemah secara batin, bahkan kehilangan nilai kemanusiaannya,” tegasnya.

Menurutnya, Ramadan merupakan sarana yang diberikan Allah SWT untuk memperbaiki kualitas spiritual.

Melalui ibadah seperti salat lima waktu, puasa, dan amalan lainnya, umat Islam diberi kesempatan untuk memperkuat ketakwaan dan mengendalikan hawa nafsu.

“Ramadan ini Allah memberikan asupan gizi batin agar kita menjadi orang yang bertakwa,” katanya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved