Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Belajar Resiliensi di Ramadan, UHN Tegal Hadirkan Diskusi Ketahanan Mental Bersama dr Elvine Gunawan

Universitas Harkat Negeri kembali melanjutkan rangkaian seri kajian ramadan “Ramadan on Campus”.

Tayang:
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok UHN Tegal
MEMBERIKAN: Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal Sudirman Said saat memberikan cindera mata kepada dr. Elvine Gunawan. 

TRIBUNJATENG.COM, KOTA TEGAL - Universitas Harkat Negeri kembali melanjutkan rangkaian seri kajian ramadan “Ramadan on Campus” dengan menghadirkan diskusi bertema “Menghadapi Krisis Ketangguhan Membangun Ketahanan Mental di Tempat Kerja” bersama Founder Mental Hub Indonesia dan juga psikiater, dr. Elvine Gunawan sebagai narasumber.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kampus Mataram, Universitas Harkat Negeri pada Rabu, (4/3/2026).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kajian Ramadan yang sebelumnya juga menghadirkan budayawan Ahmad Tohari.

Baca juga: Kerja Sama Sekolah Vokasi Harkat Negeri dan Bakeuda Tegal, Pembelajaran Berbasis Praktik Nyata

Melalui seri ini, kampus berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya membahas aspek ibadah ritual, tetapi juga persoalan kehidupan yang lebih luas seperti kepemimpinan, keadilan sosial, hingga kesehatan mental.

Dalam sambutannya, Rektor UHN Tegal Sudirman Said menegaskan bahwa kampus memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan, tetapi juga oleh ekosistem intelektual yang hidup melalui interaksi dan kompetisi yang sehat.

“Kampus tidak hanya menjadi tempat transfer pengetahuan."

"Kita ingin kampus ini juga menjadi ruang penguatan spirit, motivasi, kreativitas, dan sportivitas bagi para mahasiswa."

"Saya percaya literasi yang didukung dengan interaksi dan kompetisi akan menjadi jalan bagi kemajuan. Interaksi melahirkan inspirasi dan memacu kreativitas, sementara kompetisi akan mendorong inovasi sekaligus melatih sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, dr. Elvine Gunawan mengajak para mahasiswa memahami bahwa ketangguhan mental merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang ketika memasuki dunia kerja.

Ia menjelaskan bahwa kesehatan mental bukan sekadar tidak adanya gangguan psikologis, tetapi kondisi ketika seseorang mampu mengenali potensi dirinya, mengelola tekanan hidup, bekerja secara produktif, serta berkontribusi bagi lingkungannya.

“Secara sederhana, kesehatan mental adalah kemampuan seseorang untuk menyadari potensinya, menghadapi tekanan hidup secara normal, bekerja dengan produktif, dan memberi kontribusi kepada komunitasnya,” jelasnya.

Menurutnya, tekanan hidup atau stres sebenarnya merupakan bagian alami dari kehidupan manusia.

“Otak kita sudah didesain Tuhan untuk mampu mencari jalan keluar ketika menghadapi masalah. Karena itu kita perlu hidup dengan tingkat stres yang normal."

"Stres tidak selalu buruk, justru bisa menjadi mekanisme adaptasi yang membantu kita bertahan dan berkembang,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved