Berita Pendidikan
UKSW dan Polda Jateng Dirikan Pusat Studi Kepolisian: Perkuat Penegakan Hukum
UKSW menjalin kerja sama strategis dengan Polda Jateng melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian (Pusdipol).
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - UKSW menjalin kerja sama strategis dengan Polda Jateng melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian (Pusdipol).
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan praktik penegakan hukum di Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian UKSW, Prof Yafet Yosafat Wilben Rissy menyampaikan, UKSW berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, mitra institusi, serta bangsa, dan negara melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk institusi penegak hukum.
Salah satunya adalah Polri, khususnya Polda Jateng.
Baca juga: Kolaborasi Peduli Alam, UKSW Resmi Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Wanadri
• UKSW Jadi Mitra Riset Polri, Polda Jateng Resmikan Pusat Studi Kepolisian
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkaya kontribusi akademik UKSW dalam memberikan pemikiran bagi pengembangan praktik penegakan hukum di Indonesia.
“Kami ingin supaya UKSW memberi dampak bagi komunitas lokal, bagi institusi yang bekerja sama, dan bagi bangsa serta negara."
"Salah satunya dengan memberikan kontribusi pemikiran bagi aparat penegak hukum, dalam hal ini Polda Jateng,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Dia juga menyoroti dinamika perubahan regulasi dalam sistem hukum nasional, termasuk pembaruan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Menurutnya, perubahan tersebut membuka ruang kajian yang luas bagi dunia akademik untuk mengkaji berbagai tantangan penegakan hukum, baik dari sisi norma maupun praktik.
“Pusat Studi Kepolisian ini menjadi pusat kajian yang sangat menarik. Kami berharap keberadaannya dapat memberi warna tersendiri secara keilmuan maupun budaya, baik bagi rekan-rekan di kepolisian maupun bagi UKSW sendiri,” tambahnya.
Dekan Fakultas Hukum UKSW sekaligus Ketua Pusat Studi Kepolisian (Pusdipol), Prof Christina Maya Indah mengungkapkan, Pusdipol merupakan inisiatif Fakultas Hukum yang dikembangkan secara kolaboratif bersama Fakultas Psikologi dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM).
Menurutnya, pembentukan pusat studi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran Pusdipol diharapkan menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan kajian akademik di bidang kepolisian sekaligus mendukung transformasi reformasi Polri agar lebih efektif.
Baca juga: UKSW Gandeng Wanadri Perkuat Gerakan kepedulian Lingkungan Kampus
• Antusiasme Peserta Hidupkan PRIME TALK Public Relations FTI UKSW
Dia menambahkan bahwa pendekatan interdisipliner menjadi kekuatan utama dari pusat studi ini, karena kajian kepolisian tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga melibatkan perspektif psikologi dan ilmu sosial serta ilmu komunikasi.
“kami harus melihat polisi sebagai manusia, sebagai individu."
| Anak Jatuh Jangan Langsung Panik! Begini Seharusnya Reaksi Orang Tua yang Benar |
|
|---|
| Calon Tunggal Rektor UPGRIS Paparkan Visi Berkelanjutan, Siapkan Lompatan Baru |
|
|---|
| Muhamka Creative Day 2026, Saat Kreativitas Siswa Jadi Modal Menjemput Masa Depan |
|
|---|
| Kisah Ghania, Bocah SD Peraih Juara Lomba Ketapel di Festival Dolanan Anak Unnes Semarang |
|
|---|
| Kemendikti Resmi Ubah Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Apakah Wajib? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260312-_-Peresmian-Pusdipol-Polda-Jateng-di-UKSW-Salatiga.jpg)