Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Semarang

LPPM USM Selenggarakan Workshop Intensif Penyusunan Proposal Hibah Riset bersama BRIN

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat USM menyelenggarakan kegiatan Workshop Intensif Penyusunan Porposal Hibah Riset

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Wakil Rektor I USM Prof Dr Ir Haslina di dampingi Ketua LPPM USM Prof Dr Ir Mudjiastuti (Tengah) berfoto bersama usai kegiatan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Intensif Penyusunan Porposal Hibah Riset bersama BRIN untuk para Dosen Universitas Semarang (USM), Jumat (24/4/2026).

Acara ini dihadiri Wakil Rektor I Prof Dr Ir Haslina MSi, Ketua LPPM USM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, yang didampingi Ketua Penelitian Dr Rohmini Indah Lestari ST MM.

Kegiatan tersebut mengupas tuntas strategi pendanaan BRIN RIIM kompetisi tahun 2026 dengan menghadirkan narasumber dari Tim Layanan Fasilitas Riset dan Inovasi II - BRIN Dr Antho Thohirin ST MT.

Prof Haslina mengatakan, "Bahwa jumlah proposal dari Bapak-Ibu Dosen di USM, yang diajukan tahun ini itu meningkat jauh lebih banyak daripada tahun sebelumnya, sehingga akan menghasilkan output yang terukur berupa publikasi, berupa patent maupun produk inovasi yang tentunya nanti akan bermanfaat bagi kita semua."

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Universitas Semarang (USM) dalam memperkuat peran kita di ekosistem riset nasional, khususnya melalui pendanaan RIIM Kompetisi Tahun 2026.

"Bapak/Ibu dapat memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya untuk berinteraksi langsung dengan narasumber guna membedah dan mengoreksi proposal yang telah disiapkan," kata Prof Haslina.

Perlu diingat bersama bahwa lebih baik memperbaiki kekurangan di forum ini daripada proposal gugur di tahap seleksi nasional. 

Wakil Rektor I Prof Haslina menjelaskan perlunya diperhatikan beberapa poin krusial, dimana riset harus selaras dengan Fokus Riset Nasional serta mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan industri.

Selanjutnya prioritaskan kualitas agar proposal menjadi eligible dan kompetitif.

Mengikuti panduan terbaru dengan cermat, jangan biarkan ide brilian gugur hanya karena kesalahan teknis kecil.

"Pastikan aspek novelty (kebaruan) dan orisinalitas riset tetap terjaga demi menjaga reputasi institusi kita dan kedepankan kerja sama multidisiplin dalam penyusunan riset," imbuhnya. 

Dia berbesar harapan agar workshop ini membawa peningkatan signifikan pada jumlah proposal USM yang lolos hibah dan menghasilkan output terukur berupa publikasi bereputasi, HAKI hingga produk inovasi yang bermanfaat. 

Dr Antho menjelaskan workshop penyusunan proposal pendanaan tim kompetisi, harapannya memang para dosen dapat terlibat berpartisipasi.

"Jadi rim kompetisi merupakan skema pendanaan yang mencari keterbaruan awal dalam rangka untuk menuju hasil riset di paling akhir seperti itu," jelasnya.

"Di TKT ring kompetisi itu antara 1 sampai 5 sehingga bagi Bapak-Ibu yang mengikuti kegiatan hari ini memang untuk riset-riset yang tempatnya TKT-nya antara 1 dan 5. Mudah-mudahan dengan workshop yang sudah dijalankan Bapak-Ibu menjadi lebih semangat," harap Dr Antho. (***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved