Unsoed
Unsoed Purwokerto Merespons Cepat Tangani Peserta UTBK yang Sakit Saat Ujian
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta Ujian Tulis
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Pada pelaksanaan UTBK hari Senin (27/4), panitia UTBK Unsoed sigap memberikan penanganan khusus kepada salah satu calon mahasiswa yang mengalami kondisi sakit saat mengikuti ujian di Laboratorium Riset Unsoed.
Tim panitia UTBK bergerak cepat begitu mengetahui kondisi peserta, dengan segera melakukan koordinasi untuk memastikan peserta tetap dapat mengikuti ujian tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan.
Penanganan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan tenaga medis yang telah disiagakan selama pelaksanaan UTBK.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si menyampaikan bahwa Pusat UTBK 351 Unsoed telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi kondisi darurat, termasuk peserta yang mengalami gangguan kesehatan saat ujian berlangsung.
“Pusat UTBK 351 Unsoed memberikan penanganan khusus bagi peserta UTBK yang sakit. Adapun penangan tersebut di antaranya memberikan ruang khusus dengan fasilitas yang memadai sesuai dengan kebutuhan peserta yang sakit. Namun demikian fasilitas yang diberikan tetap memenuhi standar minimal pelaksanaan UTBK," ungkapnya.
Selain itu, peserta juga akan dipantau langsung oleh dokter jaga.
Panitia juga menyiapkan ambulans sebagai langkah antisipasi jika membutuhkan perawatan yang lebih memadai di fasilitas kesehatan.
"Prinsipnya panitia akan memberikan tempat yang nyaman bagi peserta untuk memastikan peserta dapat menempuh ujian dengan optimal dan mendapatkan hasil yang terbaik,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, panitia juga memastikan ketersediaan ruang ujian khusus yang tetap sesuai dengan standar pelaksanaan UTBK, sehingga tidak mengganggu integritas dan kualitas ujian.
Kehadiran tenaga medis serta fasilitas ambulans menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Langkah cepat dan tanggap ini menjadi wujud nyata komitmen Unsoed dalam mengedepankan pelayanan prima, sekaligus memastikan seluruh peserta UTBK memperoleh kesempatan yang adil dan optimal dalam mengikuti ujian, meskipun dalam kondisi yang tidak ideal.(***)
| Hujan dan Tangis Warnai Aksi Teaterikal Kekerasan Mahasiswa di Unsoed |
|
|---|
| Unsoed Buka Prodi Teknik Pertambangan, Pertama di Jawa Tengah dan Jawab Kebutuhan Insinyur Nasional |
|
|---|
| Lima Profesor Baru Dikukuhkan, Unsoed Perkuat Peran Inovasi untuk Pembangunan Berkelanjutan |
|
|---|
| UTBK–SNBT 2026 Resmi Dimulai, Unsoed Fasilitasi 18.313 Peserta |
|
|---|
| Jelang UTBK 2026, Unsoed Matangkan Kesiapan Pengawas Melalui Sosialisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260429_unsoed68575889999.jpg)