UIN SAIZU Purwokerto
Memperkokoh Tridharma, UIN Saizu Akselerasi Pusat Unggulan Iptek dan Perkuat Marwah Riset Nasional
UIN Saizu dan Bappenas perkuat kolaborasi riset, inovasi, dan pengembangan kampus berbasis Iptek.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Karena itu, pembangunan Research Center melalui pendanaan skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) menjadi salah satu prioritas utama kampus.
“Marwah universitas terletak pada kualitas risetnya. Gedung Riset ini dirancang untuk menjadi laboratorium intelektual yang memfasilitasi penelitian lintas disiplin,” jelas Prof. Sulkhan Chakim.
Ia optimistis keberadaan infrastruktur riset yang memadai akan mendorong perubahan budaya akademik, dari penelitian administratif menjadi riset substantif yang menghasilkan dampak nyata.
Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Saizu Purwokerto, Dr. Rahmini Hadi, menekankan pentingnya hilirisasi ilmu pengetahuan dan teknologi agar hasil penelitian akademik tidak berhenti sebagai dokumen ilmiah semata.
Menurutnya, fokus pengembangan komoditas lokal seperti tanaman Stevia menjadi bukti pergeseran paradigma riset kampus menuju inovasi yang aplikatif dan bernilai komersial.
“Infrastruktur yang memadai adalah syarat mutlak agar riset tidak berhenti sebagai tumpukan kertas di rak perpustakaan,” ujar Dr. Rahmini Hadi.
Ia memastikan pihaknya akan terus mengawal hasil penelitian hingga mencapai tahap inovasi yang memiliki hak paten dan mampu mendukung industri pangan sehat nasional.
Kolaborasi antara UIN Saizu dan Mubarok Institute menandai penguatan sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan think tank nasional dalam membangun ekosistem riset yang berdaya saing.
Melalui penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, UIN Saizu optimistis dapat berkembang sebagai pusat unggulan Iptek sekaligus menjaga identitas keislaman yang menjadi karakter institusi.
Transformasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan perubahan sistemik, menjadikan universitas bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan pusat solusi atas tantangan global dan penggerak kesejahteraan masyarakat Indonesia. (***)
| SABUDAYA Resmi Dibentuk, Kebangkitan Sastra dan Budaya Mahasiswa UIN Saizu Dimulai |
|
|---|
| Kembangkan Aplikasi Spiritual Care, Aris Fitriyani Menjadi Doktor Ke-87 Pascasarjana UIN Saizu |
|
|---|
| Menteri Agama Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Aman bagi Anak, Kekerasan Tak Boleh Ditoleransi |
|
|---|
| Hadirkan Dewan Pengawas BLU, UIN Saizu Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Optimalisasi Layanan Kampus |
|
|---|
| Prof Ridwan: UIN Saizu Tidak Bisa Lepas dari Peran Media |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260518_direktus_saizu.jpg)