PSIS Semarang
Rekor Buruk Hantui PSIS Semarang Jelang Hadapi Tuan Rumah Persiku Kudus
Headcoach PSIS, Andri Ramawi mengakui laga kontra Persiku tidak akan berjalan mudah, apalagi lawan tengah dalam tren positif
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dibayangi pengalaman pahit dalam misi membidik poin maksimal menghadapi tuan rumah Persiku Kudus pada lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-24 di Stadion Wergu Wetan, Sabtu (11/9/2026) sore nanti.
Dalam dua pertemuan awal, PSIS selalu kesulitan saat menghadapi Persiku.
Mereka menelan kekalahan telak 0-4 di putaran pertama dan kembali kalah 0-3 pada pertemuan berikutnya.
Baca juga: Sore Ini, PSIS Bertekad Putus Rekor Dua Kali Kalah dari Persiku Kudus
Sosok Igor Henrique, ujung tombak Persiku, menjadi pemain paling gacor lewat hattricknya dalam dua laga awal itu.
Headcoach PSIS, Andri Ramawi mengakui laga kontra Persiku tidak akan berjalan mudah, apalagi lawan tengah dalam tren positif.
“Pertandingan pasti sulit, tidak akan berjalan mudah. Saya kira kami punya kesempatan yang sama dengan sistem tiga putaran ini. Faktor statistik juga mendukung, tapi dengan apa yang sudah kami siapkan kami berusaha untuk memutus rekor dari apa yang kita raih sebelumnya, dua kali kalah,” jelasnya dalam jumpa pers, Jumat (10/4) kemarin.
“Mudah-mudahan kami bisa putus rekor itu dan bawa pulang tiga poin,” imbuhnya.
Persiku Kudus sendiri sedang dalam performa impresif. Mereka tak terkalahkan dalam lima laga terakhir dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Di sisi lain, tantangan sore nanti bagi Mahesa Jenar adalah kehilangan banyak pemain kunci.
Tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang ini dipastikan akan tampil pincang sebab kehilangan lima pilar kunci.
Lima nama itu belum ditambah dua nama yang berkutat dengan cedera yakni Aqsha Prawira dan Fridolin Yoku.
Baca juga: Laga Hidup Mati Lawan Persiku Kudus! PSIS Waspadai Igor Henrique demi Hindari Zona Degradasi
Lima nama itu di antaranya, kiper Rizky Darmawan (absen dua laga karena kartu merah), serta empat pemain yang terkena hukuman akumulasi kartu yakni Dani Ibrohim, Delfin Rumbino, dan Ocvian Chanigio dan Esteban Vizcarra.
Meski kehilangan beberapa pemain, Andri menegaskan kedalaman skuad PSIS tetap kompetitif.
“Semua pemain siap, siapapun yang bermain. Secara kualitas, tidak jauh beda kedalaman skuad kita. Saya rasa tidak ada masalah dengan beberapa pemain yang tidak bisa main besok,” tegasnya.
PSIS saat ini memang sangat membutuhkan poin guna merangkak naik menjauh dari zona playoff degradasi. Hingga laga pekan ke-23, PSIS ada di peringkat ke-8 dari 10 tim dengan 19 poin.
Ini hanya berjarak dua poin saja dari Persiba Balikpapan yang ada di peringkat ke-9 dengan koleksi 17 poin.
Tak heran jika PSIS dengan empat laga tersisa di putaran ketiga, ekstra serius mempersiapkan diri. Termasuk untuk laga lawan Persiku. (*)
| BREAKING NEWS PSIS Semarang Resmi Rekrut Kembali Hari Nur Yulianto untuk Musim 2026/2027 |
|
|---|
| "Tanggung Jawab Pak YS" Klarifikasi PSIS Semarang Soal Tunggakan Gaji Kahudi Wahyu |
|
|---|
| Manajemen PSIS Bantah Isu Sudah Sepakat dengan Sejumlah Pemain Baru |
|
|---|
| Yoyok Sukawi eks Bos PSIS Menyoal Sanksi FIFA: Saya Pastikan Tidak Lepas Tangan |
|
|---|
| FIFA Jatuhkan Sanksi ke PSIS Semarang, Terancam Tak Bisa Rekrut Pemain Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260411_andri-ramawi.jpg)